Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Publika

Andai Jokowi Masih Seperti Dulu

OLEH: LIEUS SUNGKHARISMA*
SENIN, 28 FEBRUARI 2022 | 10:56 WIB

WACANA 3 periode terus digulirkan. Mulai menteri Bahlil sampai 3 ketua umum partai PKB, PAN dan Golkar berturut-turut mewacanakan (bahasa halusnya) penundaan Pemilu. Padahal pengen 3 periode.

Edan. Kok bisa mereka bermufakat jahat melanggar konstitusi mengkhianati suara rakyat. Saya nggak bisa mengerti dengan jalan pikiran para pengusul 3 periode ini. Apa yang ada di dalam otaknya, sampai tega-teganya punya usul yang tidak bermutu ini.

Saya jadi curiga, jangan-jangan wacana ini memang dimunculkan untuk testing water saja. Pak Jokowi menikmatinya. Dia suruh 'abdi partai' para ketua partai koalisi untuk bersuara. Tentunya dengan iming-iming imbalan tertentu. Entah jabatan entah apa. Hanya mereka yang tahu.


Setahu saya para ketua umum partai ini orang-orang hebat dan pintar. Kok tiba-tiba (meminjam istilah Bung Rocky Gerung) jadi dungu bagai kerbau dicocok hidungnya. Ada apa ini? Apa mereka sudah tersandera kasus sehingga disuruh lempar isu 3 periode mereka ho oh aja.

Apa mereka sudah lupa cita-cita reformasi kok malah merindukan penguasa yang otoriter. Apa mereka gak bisa ngasih tahu ke Jokowi bahwa 2 periode dulu aja, nanti kalau mau jadi presiden lagi maju lagi tahun 2029 kan katanya popularitas lebih dari 73 persen.

Tahun 2024 nanti kasih kesempatan pada orang lain untuk maju. Kan Pak Jokowi elegan kalau mau seperti ini. Akan tetapi kalau sampai memaksakan kehendak, apa yang sudah dikerjakan selama ini akan hilang dilupakan rakyat gara-gara 3 periode.

Setahu saya Jokowi adalah sosok yang sangat peduli terhadap suara rakyat. Kesuksesan memimpin Solo, Jakarta dan periode pertama sebagai Presiden sangat layak untuk diapresiasi. Jangan sampai 'ide gile' 3 periode ini diteruskan. Saya yakin Pak Jokowi tidak mau melanggar konstitusi.

Andai Pak Jokowi masih seperti dulu, rendah hati dan suka mendengar suara rakyat. Sehingga saat itupun saya terpikat yang pertama mengusulkannya maju menjadi gubernur DKI Jakarta.

Selamat merayakan Hari Isra' Mi'raj bagi seluruh umat Islam. Selamat Isra' Mi'raj buat Pak Jokowi, pliss jangan melanggar konstitusi dan selamat juga buat para ketua umum partai di saat Isra' Mi'raj ini kembalilah ke jalan yang benar dan kalau mau buat keputusan kata kawan muslim saya, mbok ya istikhoroh dulu minta petunjuk sama Tuhan, mumpung Isra' Mi'raj.

Siapa tahu Tuhan ngasih petunjuk Anda para ketua umum partai untuk berkompetisi di 2024 jadi capres atau cawapres. Sebagai ketua umum partai Anda-anda layak menjadi presiden menggantikan Pak Jokowi.  Masak gak bosan jadi 'abdi dalem politik' terus seperti selama ini.

*Penulis adalah aktivis tionghoa

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya