Berita

Demonstran berkumpul di depan kedutaan Rusia di Den Haag untuk memprotes invasi Rusia ke Ukraina/Net

Dunia

Bantu Pengungsi Ukraina, Belanda Alokasikan Dana Sebesar Rp 323 Miliar

SENIN, 28 FEBRUARI 2022 | 07:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menunjukkan rasa solidaritas, Pemerintah Belanda setuju untuk mengalokasikan dana 20 juta euro (sekitar 323 miliar rupiah) untuk memberi bantuan kepada pengungsi dari Ukraina.

Pengumuman bantuan berupa makanan, air, dan perawatan medis itu diumumkan Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Kerjasama Pembangunan Liesje Schreinemacher pada Minggu (27/2) waktu setempat, di saat gelombang besar pengungsi mulai terjadi, terutama yang menuju ke Polandia.

“Belanda akan berdiri di samping Ukraina di masa-masa kelam ini,” kata Schreinemacher, seperti dikutip dari AP.


“Kami membantu di mana kami bisa,” ujarnya.

Dana tersebut akan disumbangkan ke PBB, yang juga menyerukan negara-negara lain untuk membantu para pengungsi dari Ukraina.

Belanda sudah mengirim selimut, kantong tidur, dan tenda ke Moldova, yang bertetangga dengan Ukraina, pada Sabtu (26/2), di mana para pengungsi juga menuju ke wilayah tersebut.

“Sekitar 7.000 orang dapat dibantu dengan barang-barang ini,” menurut Kementerian Luar Negeri Belanda.

Belanda juga mengumumkan pada Sabtu bahwa pihaknya akan mengirim 50 peluncur roket dengan 400 roket buatan Jerman ke Ukraina. Dua ratus rudal anti-pesawat Stinger juga akan dikirim ke Ukraina. Kabinet Belanda sebelumnya juga telah setuju untuk memasok senapan sniper, rompi pecahan, helm dan radar.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya