Berita

Protes anti perang oleh masyarakat di beberapa belahan dunia/Net

Dunia

Warga Belanda Gelar Aksi Solidaritas untuk Ukraina, Tuntut Diakhirinya Serangan Rusia

SABTU, 26 FEBRUARI 2022 | 13:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Selama dua hari berturut-turut para demonstran berkumpul di berbagai tempat di Belanda. Merka melakukan penggalangan dana untuk menunjukkan solidaritas kepada Ukraina dan menuntut Rusia mengakhiri perang

Selama Jumat sore (25/2), sumbangan untuk dua upaya penggalangan dana Belanda sudah mencapai 1,5 juta euro, dengan satu juta euro diberikan kepada yayasan yang berfokus pada pengungsi, Stichting Vluchteling, dan sisanya ke Palang Merah Belanda.

Protes baru-baru ini terhadap perang diadakan di kantor NATO di Den Haag, Dam Square di Amsterdam, dan Grote Markt di Groningen. Protes ini mengikuti unjuk rasa hari Kamis di seluruh wilayah Belanda.


Sekitar seratis pengunjuk rasa juga berkumpul di luar kantor NATO di Den Haag. Mereka meminta kelompok itu untuk segera mengirim pasukan ke Ukraina, meskipun negara Eropa Timur itu secara resmi bukan bagian dari aliansi NATO.

“Kami ingin menunjukkan bahwa banyak orang peduli dengan hal ini dan kami ingin bantuan dari dunia untuk menghentikan Rusia,” kata salah satu pengunjuk rasa, seperti dikutip dari NL Times, Sabtu (25/2).

Kemarahan para pengunjuk rasa atas tindakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah disalurkan untuk mencoba meminta pertanggungjawaban pribadinya.

“Kami ingin melihatnya berakhir di depan pengadilan," kata mereka.

Ada lebih banyak protes yang direncanakan selama akhir pekan, menurut sebuah posting Facebook dari Ukraina di Yayasan Belanda. Pada hari Sabtu protes akan diadakan di peringatan MH17 di Eindhoven pada siang hari.

Rapat umum lainnya juga dijadwalkan akan diadakan di Kementerian Pertahanan di Den Haag. Para pengunjuk rasa juga akan berkumpul di Dam Square di Amsterdam pada hari Minggu pukul 3 sore Juga di Amsterdam,

Menurut rencana, misa hari Minggu di Basilika Santo Nikolas akan didedikasikan untuk krisis di Ukraina, yang akan dihadiri Duta Besar Ukraina untuk Belanda, Masksym Kononenko.

"Minggu ini perayaan akan didominasi oleh situasi perang di Ukraina," kata gereja itu dalam sebuah pengumuman.

"Selama perayaan kami akan berdoa untuk situasi di sana, untuk para korban pengeboman dan, tentu saja, untuk solusi bagi drama yang mengerikan ini," ujarnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya