Berita

Prajurit Ukraina bersiap-siap untuk menanggapi serangan di wilayah Luhansk Ukraina pada 24 Februari 2022/Net

Dunia

Intelijen AS: Kiev Bisa Jatuh ke Tangan Rusia dalam Beberapa Hari

SABTU, 26 FEBRUARI 2022 | 07:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dengan semakin gencarnya serangan yang saat ini melanda Ukraina, pejabat intelijen Amerika Serikat khawatir bahwa Kiev bisa jatuh di bawah kendali Rusia dalam beberapa hari.

Dilaporkan CNN Sabtu (26/2), dua sumber yang mengetahui informasi intelijen terbaru mengatakan, AS masih pada pandangan awalnya terkait krisis, yakni ibukota Ukraina kemungkian akan dikuasai dalam satu hingga empat hari setelah serangan Rusia.

"Pasukan Rusia telah bergerak dalam jarak 32 kilometer dari Kiev," kata pejabat senior pemerintah kepada anggota parlemen di Capitol Hill Kamis malam (24/2).


Namun, sumber terkait mengabarkan bahwa para pejabat dalam pengarahan itu menolak untuk mengatakan apakah mereka yakin Kiev akan jatuh ke tangan Rusia.

Para pejabat AS juga percaya bahwa Rusia telah menghadapi perlawanan yang lebih keras dari pasukan Ukraina daripada yang diantisipasi, menurut sumber-sumber itu.

Pejabat intelijen Barat juga menilai bahwa rencana Rusia sebenarnya adalah untuk menggulingkan pemerintah di Kiev dan memasang pemerintah proksi yang bersahabat dengan Rusia.

"Tetapi mereka belum tahu apakah Presiden Rusia Vladimir Putin akan berusaha untuk menduduki dan menguasai wilayah Ukraina setelah itu," kata sumber tersebut.

Seorang pejabat di Komite Angkatan Bersenjata mengatakan kepada CNN pada Jumat bahwa jika Rusia ingin merebut Kiev, AS harus mempersenjatai pejuang perlawanan di negara itu.

"Ini tentu berdampak pada respons kami tentang siapa yang sebenarnya kami persenjatai," kata senator Republik Ruben Gallego.

“Pada saat itu, kita harus menyadari bahwa militer Ukraina seperti yang kita tahu mungkin dikompromikan dan kemudian, saya pikir, kita harus beralih untuk benar-benar mendukung partisan dan pejuang perlawanan yang bersedia untuk berperang melawan Rusia," ujarnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya