Berita

Yenny Wahid diusulakn Kiai Madura gantikan Cak Imin sebagai Ketua Umum PKB/Net

Politik

Yenny Wahid Sulit Kuasai PKB karena Terganjal Loyalis Cak Imin

RABU, 23 FEBRUARI 2022 | 18:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mayoritas ulama dari Bangkalan, Madura menginginkan putri pertama Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid menjadi pemimpin PKB.

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga mengatakan bahwa permintaan para ulama itu tentu menjadi modal besar bagi Yenny Wahid untuk menjadi orang nomor satu di PKB.

"Yenny juga akan mendapat dukungan dari Gus Durian yang memang tidak sejalan dengan Muhaimin Iskandar, yang sekarang Ketua Umum PKB,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/2).


Analisa Jamiluddin, dukungan besar terhadap Yenny berasal dari non struktural PKB. Sementara mayoritas DPW dan DPC yang memiliki hak suara merupakan loyalis politisi yang karib disapa Cak Imin.

"Karena itu, wajar bila Yenny menyebut pintu masuk ke PKB masih sulit. Yenny tampaknya menunggu pintu masuk yang elegan, karena ia sosok yang sangat menghormati demokrasi,” ucapnya.

Jamiluddin mengatakan, kendala Yenny untuk memimpin PKB adalah minimnya dukungan dari pemilik hak suara.

Prediksi Jamiludin, Yenny akan sulit mempengaruhi DPW dan DPC karena terus dirawat agar tetap loyal kepada Muhaimin.

Ia menilai, Yenny akan mendapat dukungan jika ditopang total oleh para kiai berpengaruh.

"Namun dukungan dari kiai berpengaruh tidak mudah mengingat mereka kerap menjaga jarak dengan dunia politik,” tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya