Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Yakin IKN Nusantara akan Jadi Representasi Bangsa yang Unggul

RABU, 23 FEBRUARI 2022 | 10:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemindahan ibukota negara baru ke Kalimantan Timur bukan sekadar memindahkan aparatur sipil negara dan membangun gedung-gedung pemerintahan, melainkan lompatan bangsa untuk melakukan transformasi menuju Indonesia maju.

Begitu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam acara memberikan sambutan di acara RRI bertema "Beranda Nusantara, Menuju Indonesia Baru" secara hybrid, Rabu (23/2).

“Kita akan membangun IKN yang benar-benar menunjukkan kebesaran bangsa Indonesia, mencerminkan identitas nasional, menjamin keberlanjutan sosial ekonomi dan lingkungan. Mewujudkan kota hutan smart city, kota modern dan berkelanjutan serta memiliki standar internasional,” ucap Jokowi.


Presiden dua periode ini meyakini bahwa IKN baru yang dinamai Nusantara tersebut mewakili Indonesia, dan mencerminkan Indonesia yang baru di mata internasional.

“Saya yakin IKN Nusantara akan menjadi representasi bangsa yang unggul sehingga menjadi contoh bagi perkembangan kota-kota lain di Indonesia dan menunjukkan kepada warga dunia Bagaimana Indonesia menjalankan rencana baru dalam membangun cita-cita masa depan,” katanya.

Jokowi menegaskan, IKN baru akan membuat konsep ramah lingkungan sebagai komitmen Indonesia dalam menekan pencemaran lingkungan dan global warming.

“IKN juga merespons komitmen Indonesia dalam penanggulangan perubahan iklim yang terlihat melalui pencapaian dan pengelolaan berbagai indikator menuju net zero carbon dan 100 persen energi baru dan terbarukan di 2060," sambungnya.

Selain itu, Presiden menambahkan bahwa IKN Nusantara akan menjadi kota yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Saya juga meyakini IKN Nusantara akan menjadi kota yang inklusif, kota yang terbuka, kota untuk semua, kota yang akan sangat ramah bagi semua lapisan masyarakat," tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya