Berita

Pasukan Rusia telah memasuki wilayah yang dikuasai pemberontak di Ukraina timur dalam apa yang dikatakan Kremlin sebagai misi penjaga perdamaian/Net

Dunia

Kabinet Komite Keamanan Nasional Australia Gelar Pertemuan, Bahas Sanksi untuk Rusia

RABU, 23 FEBRUARI 2022 | 09:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dipimpin Perdana Menteri Scott Morrison, Kabinet Komite Keamanan Nasional Australia akan mengadakan pertemuan untuk membahas tanggapan Canberra terhadap Rusia pada Rabu pagi (23/2) waktu setempat.

Pertemuan hari ini datang setelah pasukan militer Rusia mulai bergerak ke daerah yang dikuasai pemberontak di Ukraina timur, sehari setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui kedaulatan wilayah Donetsk dan Luhansk.

Pemerintah Morrison sebelumnya telah mengindikasikan akan bertindak dengan sekutu.


Senator Koalisi Matt Canavan mengatakan Australia harus bergabung dengan upaya global untuk mencegah agresi lebih lanjut dari Rusia.

"Dengar, kita harus bergabung dengan upaya global. Tidak ada keraguan tentang itu," kata Canavan kepada Today, seperti dikutip dari 9News.

"Seharusnya ada konsekuensi untuk jenis tindakan ini, yang tidak mewakili kedaulatan negara lain," katanya.

"Tentu saja kami jauh dari situasi ini dan kami tidak memiliki hubungan perdagangan atau investasi yang luas dengan Rusia, tetapi, ya, kami harus menjadi bagian dari upaya ini dan melakukan apa yang kami bisa di sini untuk mencegah agresi lebih lanjut dari Rusia dan atau negara lain di kawasan kami," lanjut Canavan.

Sebelumnya Pemerintah Australia mengkonfirmasi pada Selasa (22/2), bahwa staf diplomatik Australia yang tersisa di kota Lviv di Ukraina akan pergi dan pindah ke Polandia timur dan Rumania.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya