Berita

Koordinator PPKM Pulau Jawa dan Bali Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Hadapi Pandemi, Luhut: Indonesia Tidak akan Latah Ikuti Pelonggaran Negara Lain

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 15:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah negara-negara maju telah melakukan pelonggaran kebijakan menghadapi virus corona baru (Covid-19) seiring adanya transisi dari masa pandemi ke endemik seperti Inggris, Denmark, dan Singapura.

Koordinator PPKM Pulau Jawa dan Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Indonesia tidak menutup mata dengan kesuksesan negara lain dalam menghadapi pandemi.

Luhut mengatakan pemerintah belajar dari berbagai langkah negara lain dalam menangani pandemi. Kata Luhut, pihaknya akan mengambil kebijakan negara lain yang baik bagi Indonesia.


"Hingga menentukan langkah-langkah yang baik dengan model yang terbaik untuk kita menangani pandemi ini sendiri,” kata Luhut dalam menyampaikan update terkini penanganan Covid-19 secara virtual, Senin (21/2).

Meski negara lain sudah mulai memberlakukan kebijakan pelonggaran, Luhut menegaskan Indonesia tidak mau ikut-ikutan. Ia memilih mengedepankan kewaspadaan.

Secara teknis, Luhut memilih pemerintah akan mengambil langkah bertingkat dengan berbasis data indikator kesehatan, ekonomi dan sosial budaya.

“Kita tidak perlu latah seperti negara tersebut kita akan melakukan transisi secara bertahap bertingkat,” ucapnya.

Luhut mengatakan, pemerintah telah bertukar pikiran dengan para pakar bidang kesehatan. Targetnya untuk menentukan kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah untuk mencapai herd immunity ini.

"Kami akan terus melakukan evaluasi mengenai status endemi ini ke depan,” tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya