Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/Net

Politik

Dibanding Bangun Konflik dengan Ganjar, Puan Lebih Baik Bangun Trust Publik

SABTU, 19 FEBRUARI 2022 | 03:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Puan Maharani diminta untuk tidak membangun konflik dengan saudaranya sendiri di PDIP yakni Ganjar Pranowo jika ingin melenggang dengan leluasa dalam pertarungan Pilpres 2024 mendatang.

“Saya kira kalau dia tetap membangun front dengan Ganjar, itu justru belum memberikan dampak baik secara politik dengan peningkatan elektabilitasnya,” kata analis politik CSIS, Arya Fernandez, dalam acara diskusi politik Indonesia Point Seri 4 bertemakan "Bedah Komunikasi Politik Puan Maharani" yang dilakukan secara hybrid, Jumat (18/2).

Menurutnya, Puan lebih bagus melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan cara berdialog. Hal ini penting dilakukan Puan daripada harus bersitegang dengan Ganjar Pranowo.


“Nah, jadi saya kira dibandingkan dia bangun front dengan Ganjar lebih baik dia fokus untuk membangun trust publik dengan bertemu langsung publik, kalau saya melihat pun harus sering ngomong isu publik, lebih banyak yang bisa diomongin,” katanya.

Dengan demikian, kata Arya, Puan akan dikenang masyarakat luas lewat berdialog dan pendekatan komunikasi yang baik serta tanggap dengan isu-isu politik terkini.

“Dengan dia sering melakukan kan membicarakan isu-isu publik itu orang akan semakin sadar bahwa Puan bisa diberikan kesempatan. Tapi kalau mbak Puan nya irit bicara itu orang akan susah mengukur kapasitasnya dan sebagai macam,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya