Berita

Ketua PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Elektabilitas Prabowo Masih Tinggi, Tidak Perlu Terpaku pada Puan Maharani

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 09:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih menempati posisi puncak survei nasional, sekalipun angkanya relatif stagnan.

Posisi ini membuat daya tawar Prabowo Subianto menjadi tinggi. Menteri Pertahanan itu bahkan bisa memilih rekan duetnya untuk Pilpres 2024. Termasuk memilih berpasangan dengan tokoh senior DR. Rizal Ramli.

Begitu kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Indonesia Ray Rangkuti kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (15/2).


"Menguntungkannya, Pak Prabowo dalam posisi terbuka luas untuk berdampingan dengan siapapun. Bahkan bisa dengan tokoh-tokoh luar partai seperti misalnya Rizal Ramli," ujarnya.

Menurut pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, sekalipun dipasangkan dengan tokoh parpol, Prabowo tidak mesti terpaku untuk berpasangan pada Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

"Bisa dengan Ganjar, Erick Thohir, Airlangga Hartarto, atau Anies Baswedan," ujarnya.

Namun begitu, Ray Rangkuti menilai, dari sekian kemungkinan itu Prabowo dan Gerindra dalam hal ini tetap harus memperhitungkan potensi dan peluang kemenangan yang lebih besar, jika menggandeng tokoh parpol.

"Bila kurang cermat dapat berisiko kegagalan yang kesekian pencalonan Pak Prabowo sebagai calon presiden," tuturnya.

"Jadi tidak perlu terburu-buru untuk menetapkan siapa yang bakal jadi calon wakil presiden bagi Pak Prabowo. Biarkan saja ini menjadi rahasia dan akan diputuskan di ujung pendaftaran ke KPU," demikian Ray Rangkuti.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya