Berita

Walikota Semarang, Hendra Prihadi/RMOLJateng

Politik

Masuk Survei Pilgub Jateng, Walikota Semarang: Jadi Politisi Enggak Boleh GR

SELASA, 11 JANUARI 2022 | 08:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Nama Hendrar Prihadi kini sudah harus mulai diperhitungkan sebagai salah satu kandidat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pasalnya, Walikota Semarang ini sudah masuk dalam hasil survei Charta Politika terkait Pilgub Jateng mendatang.

Namun demikian, Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menyebut Pilkada masih jauh, dan dirinya sangat menghormati pejabat-pejabat yang saat ini masih menjabat di wilayah tersebut.

“Masih jauh. Ini saja baru 2022. Masih ada 2-3 tahun lagi. Jadi, kita hormati beliau-beliau yang hari ini masih menjabat. Jangan ngomong hal-hal yang belum waktunya. Kasihan kan masih menjabat tapi teman-teman sudah berpikir tentang penggantinya, enggak etis kalau menurut saya," kata Hendi kepada Kantor Berita RMOLJateng, Senin (10/1).


Dalam survei Pilgub Jateng yang dilakukan Charta Politika, nama Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memiliki elektabilitas tertinggi yakni dengan persentase 34,8 persen. Disusul Wagub Jateng saat ini, Taj Yasin, dengan persentase 9,3 persen, kemudian Walikota Semarang, Hendi, dengan persentase 6,9 persen.

"Kan tidak unggul, yang unggul nama-nama lain. Saya hanya tipis-tipis saja. Kalau di Jakarta, bukan posisi di atas. Kalau buat saya, jadi politisi itu enggak boleh GR,” paparnya.

Hendi menegaskan, dirinya masih mengemban tugas untuk membenahi Kota Semarang. Pun masih seorang kader yang harus mengikuti aturan partai yang menaunginya.

"Saat ini saya masih ditugasi di Kota Semarang. Saya ajak teman-teman Pemerintah Kota Semarang untuk menyelesaikan persoalan di Semarang ini agar lebih baik," pungkasnya. 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya