Berita

Pipa di Papua yang terputus/Net

Nusantara

Gara-gara Hujan Deras, Pipa Transmisi Terputus dan Pelayanan PDAM Kota Jayapura Terganggu

SABTU, 08 JANUARI 2022 | 09:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hujan deras yang mengguyur Kota Jayapura pada Kamis malam (6/1) telah membuat pipa transmisi utama 20 inch milik PDAM Jayapura di Intake Kojabu terputus. Akibatnya, sejumlah wilayah pelayanan turut mengalami gangguan untuk sementara masyarakat tidak dapat menikmati air bersih.

Direktur Utama PDAM Jayapura, Entis Sutisna mengurai bahwa ada 3 intake di wilayah Jayapura Utara yang berhenti beroperasi. Sumber air tersebut antara lain intake Bhayangkara yang melayani masyarakat di sekitar Bhayangkara, intake Ajen yang melayani masyarakat di seputar kota, serta intake Klofkamp yang melayani masyarakat di Dok IV sampai Samudera Maya.

Entis Sutisna juga menjelaskan bahwa ketiga intake tersebut mengalami gangguan. Karena debit air yang cukup deras di area intake yang menyebabkan pipa di sumber air mengalami patah.


“Jalur pipa transmisi utama kita, di intake Kojabu untuk pipa 20 inch itu juga mengalami putus yang mengakibatkan di wilayah Jayapura Utara, Jayapura Selatan dan Abepura mengalami gangguan praktir putus,” urainya seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Papua.

“Kemudian di intake Kampwolker ada pipa kita 6 inch juga putus sekitar 3 batang yakni daerah terdampak yakni di wilayah pelayanan Perumnas 1, 2 dan 3 itu mengalami gangguan. Artinya tidak ada pelayanan di daerah tersebut,” kata Entis Sutisna.

Intake Siborgonyi juga mengalami gangguan pelayanan, yakni pipa 6 inch mengalami patah sehingga berdampak pada wilayah pelayanan di sekitar Kotaraja luar. Kemudian untuk wilayah Entrop distrik Jayapura Selatan juga terkena dampaknya yaitu air keruh yang cukup tinggi. Hal tersebut disebabkan karena  sedimentasi menutupi aliran sumber air.

"Tim teknis sudah menuju ke intake Entrop untuk melihat dan menghentikan distribusi, karena tingkat kekeruhan yang cukup tinggi dan juga beberapa pipa yang mengalami kebocoran. Satu jalur pipa ada di sekitar Jaya Asri sehingga berdampak pada pelayanan di daerah Entrop dan Hamadi," ujar Dirut PDAM Jayapura.

Selain itu, untuk di wilayah Sentani juga mengalami tingkat kekeruhan air yang cukup tinggi. Entis Sutisna selaku Direktur Utama PDAM Jayapura mewakili segenap tukang ledeng memohon maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak kerusakan pipa transmisi maupun distribusi yang melayani di wilayah Waena, Abepura, Jayapura Selatan dan Jayapura Utara.

"Kami akan memaksimalkan pelayanan, tim teknis sudah berada di lokasi untuk melihat dan melakukan upaya perbaikan, karena memang ini musibah yang cukup berat karena pipa transmisi utama 20 inch putus dan beberapa area terjadi erosi dan longsor di pinggiran intake Kampwolker," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya