Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Ist

Nusantara

Ganjar Pranowo Komitmen Libatkan Disabilitas dalam Pembangunan Infrastruktur untuk Ciptakan Kesetaraan

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 16:21 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah harus mempunyai komitmen yang kuat dalam memenuhi hak-hak penyandang disabilitas guna menciptakan kehidupan yang nyaman dan aman.

Hak-hak tersebut, dikatakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mulai dari perlindungan, pengasuhan, sipil, kesehatan, sampai aksesibilitas.

"Ada hak anak dari penyandang disabilitas, harus mendapatkan perlindungan, awas dengan kekerasan dan kejahatan, juga mendapatkan perawatan pengasuhan sehingga pertumbuhan mereka bisa optimal, hak kesehatan dan kebebasan berekspresi," kata Ganjar dalam keterangannya, Jumat (7/1).


"Nah ini yang menjadi tugas pemerintah di mana itu semua harus dipenuhi," lanjutnya.

Ganjar berpandangan, penting bagi pemerintah daerah untuk melibatkan kaum disabilitas, anak-anak, dan perempuan saat membangun sebuah infrastruktur. Sehingga, menciptakan orientasi kesetaraan pemenuhan hak-hak disabilitas.

"Siapa yang mewakili penyandang disabilitas silakan menyampaikan unek-unek, kira-kira apa yang musti kita perhatikan. Ini menurut saya cara yang secara tahap per tahap nanti akan ada hasil, insyaAllah, karena prosesnya mereka sudah dilibatkan dari awal," terangnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, sampai saat ini jumlah penyandang disabilitas anak-anak di Jawa Tengah mencapai 10,55 persen.

Sementara, untuk difabel dewasa ada lebih dari 89,45 persen dari total penyandang disabilitas yang ada.

"Maka kalau kita melihat perlindungan keluarga dan pengasuhan alternatif menjadi penting, karena anak butuh kasih sayang, kalau orang tua tidak mampu maka pemerintahlah yang mendampingi," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya