Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang diselenggarakan TNI AL di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Surabaya 591/Ist

Nusantara

Vaksinasi di Kapal Perang TNI AL, Ganjar Pranowo: Anak-anak Sekalian Piknik Militer

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 15:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang diselenggarakan TNI AL di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Surabaya 591, Tanjung Emas, Semarang.

Sebab, kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, anak-anak di samping menerima vaksinasi Covid-19,juga sekaligus bisa menikmati piknik militer.

"Alhamdulillah bagus banget, saya terimakasih Pak Iwan, kita sudah dua kali kerjasama (menggelar vaksinasi), bagus dan hari ini menarik karena dilakukan di kapal perang," ujar Ganjar dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (6/1).


Dikatakan Ganjar, dia bersyukur anak-anak sangat antusias ketika berada di dalam KRI Surabaya 591. Terlebih, setelah divaksin, anak-anak bisa menuju ke pameran kendaraan dan pakaian militer di lantai dasar kapal.

"Tadi itu saya tanya dari sekian anak siapa yang pernah naik kapal baru dua, siapa yang pernah naik kapal perang tidak ada. Nah ini dibuatkan rute oleh Angkatan Laut, jadi Pangko Armada punya ide yang unik sehingga anak-anak bisa piknik militer ke alusista AL," terangnya.

Sementara itu, Panglima Komando Armada 2, Laksamana Muda Iwan Isnurwanto menjelaskan, gelaran vaksinasi COVID-19 tersebut menyasar 5.000 anak-anak usia 6-11 tahun.

Kata dia, pelaksanaan vaksinasi ini sesuai dengan amanah Presiden Joko Widodo untuk terus melakukan percepatan vaksinasi.

"Dengan adanya animo adek-adek kita yang sungguh berani, insyaAllah 5.000 tersebut bisa kita selesaikan. Kegiatan ini juga dalam rangka memperingati hari angkatan laut Dharma Samudera Tahun 2022 tanggal 15 Januari nanti," demikian Iwan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya