Berita

Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Menjadi Negara Inklusif, Kunci Agar Indonesia Setara Negara Maju

SENIN, 03 JANUARI 2022 | 21:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Segala potensi sumber daya alam (SDA) ataupun sumber daya manusia (SDM) jika digunakan dengan maksimal, bisa membawa Indonesia menjadi negara maju.

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, ada tiga hal sederhana untuk bisa menjadikan Indonesia sejajar dengan negara maju lainnya dan tiga hal ini yang terlupakan selama ini.

Pertama, kata politisi yang karib disapa Cak Imin ini, Indonesia hanya bisa maju jika setiap individu baik di desa maupun kota menjadi maju.


Kedua, lanjutnya, Indonesia hanya bisa maju jika pemerintah dan kebijakan publik mendorong dan menciptakan peluang peluang agar semua warga dan orang muda menjadi maju.

”Dengan kata lain, Indonesia yang inklusif, Indonesia yang mengayomi, dan Indonesia merata,” ujar Cak Imin saat menyampaikan Pidato Awal Tahun bertajuk "Peta Jalan Indonesia Maju”, Senin (3/1).

Sambung Ketua Umum Partai KEbangkutan Bangsa (PKB) ini, faktor ketiga agar bangsa ini bisa menjadi negara maju yakni apabila masa depan Indonesia dijaga dan diamankan. Artinya, lingkungan hidup tempat kita menyerap udara bersih dan air bersih aman dan terjaga dan terlindungi.

”Singkatnya, Indonesia hijau, Indonesia lestari, dan Indonesia berkelanjutan,” katanya.

Di samping itu, Cak Imin juga mengutarakan hal utama dan terpenting yang harus dikejar dan dicapai pemerintah pada tahun 2022, yaitu pertumbuhan dan pemulihan sektor riil, sehingga warga memperoleh pekerjaan dan pendapatan.

”Karena itu, saya mendesak agar ada kemudahan dan percepatan kredit perbankan kepada semua usaha kecil UMKM. BI dan Pemerintah agar segera mendorong kredit perumahan terutama kepada kelompok pekerja dan kaum milenial agar segera bisa memiliki rumah sendiri,” pungkasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya