Berita

Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan (dua kanan) saat meninjau kegiatan vaksinasi/Ist

Nusantara

Tantangan Vaksinasi BIN, Lokasi Jauh di Pelosok Hingga Lansia Enggan Disuntik

SENIN, 03 JANUARI 2022 | 15:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Intelijen Negara (BIN) lanjutkan kegiatan akselerasi vaksinasi Covid-19. Vaksinasi kali ini diadakan serentak di 14 provinsi hingga menjangkau ke daerah-daerah pelosok.

Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan mengatakan, kegiatan ini sesuai dengan program percepatan vaksinasi pemerintah. Terlebih, dengan masuknya virus corona varian Omicron ke Indonesia.

"Sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo, BIN melaksanakan vaksinasi di kalangan masyarakat dengan cara jemput bola yaitu vaksinasi door to door, utamanya para Lansia," ujar Budi Gunawan dalam keterangannya, Senin (3/1).


"Kami juga menggencarkan vaksinasi untuk anak-anak usia 6-11 tahun dan pelajar dari sekolah ke sekolah," sambungnya.

Dikatakan Budi Gunawan, provinsi yang menggelar vaksinasi adalah Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Bali, Sulawesi Barat, Bengkulu, Jawa Timur, Banten, dan Kalimantan Selatan.

Kemudian Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Lampung, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Vaksinasi memang tidak sepenuhnya mulus. BIN menemui beragam rintangan dalam kegiatannya, seperti lokasi vaksinasi yang berada di daerah pelosok hingga para lansia yang enggan disuntik vaksin.

Hal tersebut diamini Kepala Binda Kalimantan Tengah, Brigjen TNI Sinyo. Kata dia, ada beberapa lansia yang perlu dibujuk rayu agar mau divaksinasi.

"Vaksinasi terhadap lansia ini memang membutuhkan upaya lebih, karena sebagian harus didatangi berulang kali ke rumah," kata Sinyo.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya