Berita

Anggota DPRD Jawa Barat, Tina Wiryawati/Net

Politik

Di Kuningan, Tina Wiryawati Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Emas

MINGGU, 02 JANUARI 2022 | 10:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sampah tidak hanya merusak kelestarian lingkungan, tapi juga mengganggu kesehatan masyarakat. Pencemaran sampah melalui udara, air, tanah, maupun organisme lain dapat menimbulkan penyakit.

Atas dasar tersebut anggota DPRD Jawa Barat, Tina Wiryawati melakukan pelatihan bagi kepala desa cara pengelolaan sampah melalui wadah Tina Wiryawati Center Peduli Lingkungan (TWCPL).

Legislator dapil Jabar XIII (Kuningan, Ciamis, Banjar dan Pangandaran) ini ingin membangkitkan kesadaran akan kebersihan dan memanfaatkan sampah. Bahkan melalui kegiatan pelatihan pengelolaan sampah, Tina yakin sampah bisa diubah menjadi emas.


"Sampah ini sebenernya dapat dimanfaatkan dan bisa menjadi emas. Apabila, sampah dikelola dengan baik dan dipilah untuk dijadikan pupuk, bahan kerajinan, ataupun untuk budidaya maggot," ujarnya saat memberi materi bertema "Mengubah Sampah Menjadi Emas" di Kuningan, sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOL Jabar, Minggu (2/1).

Pelatihan pengelolaan sampah, kata Tina, ini tidak hanya dilakukan di Kabupaten Kuningan saja. Ke depannya, akan terus dikembangkan di dapil Jabar XIII.

"Iya mudah-mudahan dengan pelatihan ini. Pemerintahan Desa dapat memanfaatkan limbah sampah dengan bisa menghasilkan emas dari sampah tersebut, sehingga desa dapat lebih mandiri dan maju," tandas politisi Gerindra ini.

Sementara itu, Kepala Desa Karangkamulyan, Kecamatan Ciawigebang, Yayat Supriyatna menyampaikan apresiasi atas diselenggarakan pelatihan pengelolaan sampah.

Ia menerangkan, meskipun tidak direncanakan dan kegiatan ini sangat ditunggu-tunggu untuk peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan sampah.

"Meskipun kami 2020 sudah melakukan program untuk tong sampah, namun hal itu belum efektif. Sehingga sampah pun harus dipilah untuk dijadikan bahan-bahan seperti pupuk, ataupun lainnya," ujar Yayat usai kegiatan pelatihan.

Di tempat yang sama, narasumber yang juga Kepala Desa Kertayasa Arief Amarudin menyampaikan, melalui budidaya maggot dengan memilah sampah, seperti pada saat hajatan itu limbah sampahnya sangat bermanfaat.

"Harga-harga maggot sendiri bervariatif, bahkan telornya maggot pun itu bisa dijual. Jadi sampah ini sebenernya bisa dimanfaatkan asalkan ada inovasi untuk penanganannya," ujar Arief.

Pihaknya berharap, di Kabupaten Kuningan ini bisa terbebas dari sampah. Maka, ia mengajak semua pihak untuk saling menjaga lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya.

"Insya Allah, kedepan Kuningan bisa bebas sampah," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya