Berita

Ilustrasi politik pencitraan/Net

Politik

Indonesia Muda: Gimik Politisi dan Parpol Tunjukkan Miskin Visi-Misi, Rakyat Sudah Muak

SABTU, 01 JANUARI 2022 | 08:28 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Politik gimik masih mendominasi para politisi dan partai politik dalam meraup perhatian publik. Tak terkecuali bagi pada kandidat yang digadang-gadang bakal maju pada Pilpres 2024.

Sadar akan hal itu, Perkumpulan Indonesia Muda (PIM) mendorong para politisi dan partai politik untuk menghentikan politik gimik dan lebih mengedepankan visi misi.

“Political gimmicks ini merefleksikan bahwa para politisi dan partai politik memang miskin visi-misi, tak memiliki konsep yang jelas dan solid tentang mau dibawa ke mana Indonesia,” kata Ketua PIM, Yhodhisman Soratha dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/1).


Beberapa gimik yang kerap dimunculkan yakni aksi marah-marah kepada anak buah, kunjungan ke tempat musibah dengan publikasi yang masif, hingga makan di pinggir jalan.

“Tentu saja kepedulian seperti marah atau bersilaturahmi ke rakyat itu perlu., tapi tidak cukup. Kalau hanya itu, siapa pun bisa. Seorang pejabat publik seharusnya menyajikan solusi yang bersifat sistemik dan komprehensif,” ujar Yodhisman.

PIM berpendapat, kondisi Indonesia sekarang masih jauh dari ideal sebagai sebuah negara dan bangsa. Masih banyak upaya yang harus dikerjakan oleh para pembuat kebijakan.

“Di sisi lain, para aktor politik tak kunjung memperlihatkan kecakapan teknokratis dalam menjawab persoalan rakyat, terutama ketika pandemi Covid-19 belum juga menunjukkan bakal segera berakhir,” kritiknya.

Pada 2022 sampai Pileg dan Pilpres 2024, menurut Yodhisman, seharusnya ruang publik dibanjiri dengan ide atau gagasan para politisi.

“Indonesia terlalu berharga jika hanya diisi gimik-gimik tak berkesudahan. Hal ini juga yang membuat banyak kalangan jenuh, bahkan muak dengan politik," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya