Berita

Gubernur Lemhannas, Letjen Agus Widjojo/Net

Politik

Saran Gubernur Lemhannas, Polri di Bawah Koordinasi Kemendagri atau ...

JUMAT, 31 DESEMBER 2021 | 15:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hasil kajian internal Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) memberikan usulan kepada pemerintah agar mengubah struktur kelembagaan Polri yang kini berkoordinasi dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Gubernur Lemhannas, Letjen Agus Widjojo mengatakan, usulan tersebut tak terlepas dari kajian masalah keamanan dalam negeri. Di mana menurutnya Polri masuk dalam portofolio Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Agus menyatakan, kedudukan Polri seyogyanya sama dengan TNI yang berada di bawah Kementerian Pertahanan. Sehingga, secara kedudukan baik Polri maupun TNI merupakan lembaga operasional.


"Operasional harus dirumuskan di tingkat menteri oleh lembaga bersifat politis, dari situ perumusan kebijakan dibuat, pertahanan oleh TNI, dan keamanan ketertiban oleh Polri," kata Agus kepada wartawan di Jakarta pada Jumat (31/12).

Agus tak memungkiri bahwa usulan agar Polri berada di bawah kementerian baru sebatas wacana, karena Lemhannas belum mengusulkan secara resmi kepada Presiden Joko Widodo.

Namun dalam kajian Lemhannas, diurai Agus, Polri bisa saja ditempatkan di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang memang ikut mengurusi keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Tapi kalau beban portofolio Mendagri terlalu berat, kita bisa bentuk kementerian tersendiri. Portofolio keamanan dalam negeri tak kecil dan sederhana, dia kompleks," tuturnya.

Jika Kemendagri memiliki beban yang terlalu berat, maka Agus memberikan usulan kedua untuk supaya Polri bisa lebih berperan di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat. Yaitu, dia mengusulkan agar dibentuk Kementerian Keamanan Dalam Negeri.

"Fungsi kemanaan kita lepaskan dari Kemendagri, kita serahkan ke Kementerian Keamanan Dalam Negeri," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya