Berita

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate (tengah) bersama jajaran Kementerian Kominfo/Repro

Politik

Sektor Infokom Tumbuh di Atas Ekonomi Nasional, Kominfo Akselersi Pembangunan Infrastruktur Digital Berkualitas

JUMAT, 31 DESEMBER 2021 | 13:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Disrupsi pandemi Covid-19 telah mengakselerasi adopsi dan utilisasi teknologi digital, termasuk di Indonesia.

Menyikapi hal tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, menginstruksikan kepada jarannya untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur digital di seluruh penjuru Indonesia.

Upaya ini dilakukan untuk menangkap peluang di tengah tren positif pertumbuhan sektor Informatika dan Komunikasi (Infokom) nasional.


Pasalnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan sektor sektor informasi dan komunikasi pada kuartal I 2021 tumbuh hingga 8,7 persen, kuartal II 6,87 persen dan kuartal III 5,51 persen secara year-on-year (yoy).

"Dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional per kuartal yang cenderung fluktuatif, sektor Infokom secara konsisten tumbuh positif dan masih berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional maupun global," ujar Jurubicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (31/12).

Sebagai prasyarat bagi transformasi digital, pembangunan infrastruktur digital terus dilakukan secara komprehensif di tiga lapisan, yakni di lapisan backbone, middle-mile, dan last-mile, baik di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), maupun di daerah non-3T pada tahun 2021 ini.

Di lapisan backbone atau tulang punggung, dijelaskan Dedy, Kementerian Kominfo telah melakukan penggelaran jaringan kabel serat optik Palapa Ring, baik Palapa Ring Barat, Palapa Ring Tengah, maupun Palapa Ring Timur. Tahun 2021 ini sendiri merupakan tahun evaluasi atas pemanfaatan Palapa Ring.

"Untuk meningkatkan utilisasi Palapa Ring, masih dibutuhkan penggelaran fiber optic untuk menghubungkan titik fiber optic yang belum terhubung baik di darat maupun di laut (SKKL)," katanya.


Sementara itu di lapisan middle-mile, sektor telekomunikasi dan informatika Indonesia saat ini mendayagunakan sembilan satelit telekomunikasi dengan kapasitas total 50 Gbps. Selain itu, proses konstruksi satelit multifungsi SATRIA-I juga telah dimulai untuk memenuhi kebutuhan kapasitas satelit yang makin meningkat.

"Pada tahun 2021 telah dimulai rangkaian proses konstruksi satelit multifungsi SATRIA-I dengan kapasitas 150 Gbps, termasuk pembangunan komponen satelit dan roket di Prancis dan Amerika Serikat, serta 11 stasiun bumi di Indonesia," terang Dedy.

Terakhir, di lapisan last-mile, Kementerian Kominfo melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) telah memulai pembangunan base transceiver station (BTS) di 9.113 desa/kelurahan yang belum memiliki akses 4G di wilayah 3T, serta bersinergi dengan operator seluler untuk pembangunan BTS di 3.435 desa/kelurahan di wilayah non-3T.

Setelah tersedianya akses konektivitas bagi masyarakat, Dedy menyatakan bahwa Kementerian Kominfo juga berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan tekomunikasi.

"Kementerian Kominfo telah menyelesaikan pembangunan Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) yang akan mengukur Quality of Service (QoS) dan Quality of Experience (QoE)," tambahnya.

Ditambahkan Dedy, PMT dibangun untuk memastikan kualitas layanan telekomunikasi di Indonesia serta menindaklanjuti layanan atas keluhan masyarakat terkait gangguan layanan secara real-time di 514 kabupaten/kota di seluruh wilayah Indonesia.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya