Berita

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia/Net

Politik

Ketua Komisi II: UU Desa Harus jadi Perhatian

KAMIS, 30 DESEMBER 2021 | 16:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi II DPR RI saat ini telah menginventarisir sejumlah rancangan undang-undang yang perlu menjadi perhatian pemerintah untuk dibuatkan undang-undangnya agar dapat mengelola regulasi dengan baik.

Adapun undang-undang yang menjadi perhatian Komisi II agar segera dibuat undang-undang terkait pemerintahan desa. Hal itu dianggap penting lantaran desa merupakan salah satu perangkat paling bawah yang memiliki sistem politik yang baik.

“Saya kira undang-undang tentang pemerintahan desa harus menjadi perhatian yang penting, satu entitas yang harus kita cermati karena dia menjadi bagian paling kecil tentang perkembangan politik dan demokrasi kita,” ucap Doli dalam acara diskusi virtual Masyarakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah (MAHUTAMA) bekerjasama dengan Magister Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta bertajuk â€œDinamika Ketatanegaraan dan Kepemiluan Indonesia”, Kamis (30/12).


Menurutnya, pemerintahan tingkat desa memiliki perkembangan politik yang dinamis, lantaran di dalamnya terjadi pemilihan-pemilihan kepala desa dan ssudah banyak institusi dalam pemerintahan desa yang bertambah dalam mengelola pemerintahan desa itu sendiri.

“Ada badan perwakilan desa kemudian sebentar lagi ada badan usaha milik desa,” imbuhnya.

Secara tidak langsung, kata Doli, dalam proses pemilihan kepala desa sudah masuk nuansa kepartaipolitikan, lantaran dalam proses pemilihan kepala desa masuk partai politik tertentu yang andil dalam pencalonankepala desa.

“Misalnya kepala desa A dicalonkan oleh partai nanas misalnya atau partai buah buahan dan seterusnya praktik-praktik politik dan pemerintahan yang selama ini hanya sampai di tingkat pengaturannya di kabupaten kota itu sebetulnya secara empirik sudah terjadi di tingkat desa. Oleh karena itu kita harus bisa mengantisipasi ketimpangan dan pertimbangan lebih lanjut tentang demokrasi dan politik tingkat desa,” tutupnya.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya