Berita

Ilustrasi vaksin/Net

Kesehatan

Data Kemenkes Ungkap 100 Ribu Vaksin di Lampung Hampir Kedaluwarsa, Jawa Tengah Paling Banyak

KAMIS, 30 DESEMBER 2021 | 08:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 100 ribu lebih dosis vaksin AstraZeneca di Lampung akan kedaluwarsa pada 31 Desember 2021.

Hal tersebut terungkap berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia yang diterima Kantor Berita RMOLLampung, Rabu (29/12).

Di dalam data tersebut, Lampung tercatat sebagai provinsi tertinggi (secara nasional) ke empat vaksin yang memiliki vaksin sudah hampir kedaluwarsa dengan total 100.130 dosis vaksin.


Untuk di posisi pertama ada Jawa Tengah dengan total vaksin sebanyak 156.310 dosis yang terdiri dari vaksin AstraZeneca 80.860 dosis lalu Pfizer 75.450 dosis.

Kemudian, di posisi kedua ada Jawa Barat dengan total vaksin yang akan kadaluarsa sebanyak 142.178 dosis, terdiri dari AstraZeneca 80.600 dosis dan 61.578 dosis vaksin Pfizer.

Lalu, posisi ketiga diduduki oleh DKI Jakarta dengan total vaksin sebanyak 106.344 dosis, yang terdiri dari 38.400 dosis vaksin AstraZeneca dan 67.944 dosis Pfizer.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana mengatakan, seluruh vaksin sudah disalurkan berdasarkan keterangan yang telah ditetapkan tidak ada yang tersisa.

"Vaksin di kabupaten/kota sebagian besar sudah digunakan, hanya Sistem Monitoring Logistik Imunisasi berbasis Elektronik (SMILE) belum di-update. Ini hasil klarifikasi ke kabupaten/kota," kata Reihana dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung, Kamis (30/12).

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya