Berita

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sekaligus Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Prof. Zubairi Djoerban/Net

Kesehatan

Apa Kata Pakar Soal Nobar Leg Pertama Final Timnas vs Thailand?

RABU, 29 DESEMBER 2021 | 15:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Laga final leg pertama Piala AFF tahun 2020 antara Timnas Indonesia melawan Thailand malam nanti ditunggu-tunggu masyarakat.

Momen ini mungkin bakal menjadi catatan sejarah bagi persepakbolaan Indonesia, sehingga bukan tidak mungkin akan dirayakan oleh masyarakat meski situasi di dalam negeri masih dilanda pandemi Covid-19.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Prof. Zubairi Djoerban mengingatkan kepada masyarakat yang ingin melakukan nonton bareng (nobar) agar tetap berhati-hati.


Secara pribadi, sosok yang biasa disapa Prof. Beri ini tak masalah jika da masyarakat atau beberapa kalangan yang ingin menggelar nobar untuk pertandingan leg pertama final Piala AFF 2020.

"Ketika ditanya jurnalis apakah boleh nonton bareng Timnas Vs. Thailand, tentu saja jawaban saya boleh. Ini adalah momen bersejarah," ujar Zaubairi Djoerban melalui akun Twitternya, Rabu (29/12).

Anjuran membolehkan nobar, disampaikan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ini, mengacu pada data-data epidemilogis yang kini ada di Indonesia.

"Syukurnya positivity rate Indonesia rendah. Di bawah satu persen," paparnya.

Meski begitu, Zubairi Djoerban tetap mengimbau kepada masyarakat yang ingin mengikuti atau menggelar nobar agar tetap berhati-hati, dengan melakukan sejumlah langkah pencegahan.

"Harus tetap menerapkan protokol dan bukan digelar di ruangan tertutup," demikian Zubairi Djoerban menutup.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya