Berita

Christ Wamea/Net

Politik

Christ Wamea: Hanya Masyarakat Berpaham Komunis yang Senang FPI Dibubarkan

SENIN, 27 DESEMBER 2021 | 15:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sindiran keras disampaikan pegiat media sosial, Christ Wamea terkait dengan keputusan pemerintah membubarkan ormas Front Pembela Islam (FPI).

Dikatakan Christ, tidak semua masyarakat senang dengan pembubaran FPI yang dilakukan atas dasar Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri dan tiga kepala lembaga negara lainnya pada Rabu silam (30/12/2020).

"Hanya masyarakat yang berpaham komunis saja yang merasa senang atau hidup lebih nyaman usai FPI dibubarkan," kata Christ Wamea dikutip dari akun Twitternya, Senin (27/12).


Ia tak menjelaskan secara gamblang maksud dari unggahan tersebut ditujukan kepada siapa. Namun diduga, sindiran tersebut ditujukan kepada Menko Polhukam Mahfud MD.

Dalam sebuah diskusi dari pada Minggu kemarin (26/12), Mahfud menyebut keputusan pemerintah membubarkan FPI membuat kondisi politik lebih stabil pada akhir 2020 dan awal 2021.

Mahfud bahkan menyebut masyarakat lebih senang usai ormas pimpinan Ahmad Sobri Lubis itu dibubarkan.

"Sesudah itu (pembubaran FPI) kan masyarakat senang, ternyata terasa hidup nyaman sekarang sesudah itu dibubarkan maka politik stabil," kata Mahfud.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya