Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Antisipasi Omicron, Pemerintah Genjot Vaksinasi dan Siapkan Fasilitas Karantina

SENIN, 27 DESEMBER 2021 | 14:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah langkah antisipasi terus dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 varian Omicron, agar pandemi Covid-19 di Indonesia tetap terkendali dan kondusif selama perayaan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengurai bahwa kasus aktif per 26 Desember 2021adalah 4.655 kasus atau 0,11 persen dari total kasus. Angka ini di bawah rata-rata Global yang sebesar 8,60 persen.

Apabila dibandingkan dengan kondisi puncak di 24 Juli 2021, maka persentasenya sudah turun minus (-) 99,19 persen. Proporsi kasus aktif di Jawa-Bali sebesar 52,3 persen, sedangkan luar Jawa Bali adalah 47,6 persen.


Kasus konfirmasi harian per 26 Desember tercatat cukup rendah di bawah 100 kasus, yaitu sebanyak 92 kasus, atau sudah turun minus (-) 99,84 persen dari puncaknya di 15 Juli 2021.

“Sedangkan rata-rata 7 harian (7DMA) sebanyak 200 kasus, dengan tren yang terus konsisten menurun,” ujarnya seperti dikutip dari laman ekon.go.id.

Menko Airlangga juga mengurai bahwa laju rata-rata vaksinasi dalam seminggu terakhir sedikit meningkat sejak vaksinasi anak dimulai,  dengan rata-rata 1.219.453 dosis per hari.

Vaksinasi Anak (6 hingga 11 tahun) tersebut menambah laju vaksinasi harian lebih dari 300 ribu dosis dalam 4 hari terakhir.

“Total sebanyak 2.324.644 dosis telah disuntikan untuk anak usia 6 hingga 11 tahun. Sedangkan, laju vaksinasi di wilayah Luar Jawa Bali meningkat dan menyumbang 55,6 persen dari laju rata-rata harian nasional,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Senin (27/12).

Adapun dalam pelaksanaan Program Vaksinasi Dosis Lanjutan (Booster Program), yang menjadi sasaran utama adalah Tenaga Kesehatan (nakes), Tenaga Penunjang yang bekerja di Fasyankes, Lansia, dan Masyarakat Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Vaksin Booster ini akan didistribusikan oleh Biofarma dan dapat dilakukan secara homolog atau heterolog,” lanjutnya.

Sementara Program Vaksinasi Booster Mandiri menargetkan kelompok masyarakat di luar kelompok sasaran Program Vaksinasi Dosis Lanjutan.

Distribusi Vaksin Booster Mandiri ini dijalankan oleh Biofarma dan/atau Perusahaan Farmasi yang memenuhi standar dalam pengiriman vaksin/ logistik dan pelaksanaan vaksinasi, serta dapat dilakukan secara homolog maupun heterolog.

“Program vaksin dosis lanjutan (booster), juga masih menunggu laporan dan rekomendasi ITAGI pada 10 Januari 2022,” ujar Menko Airlangga.

Di satu sisi, Pemerintah juga memperketat aturan karantina untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Para pekerja migran Indonesia (PMI), pelajar/mahasiswa, atau pegawai pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri, menjalankan karantina di fasilitas karantina pemerintah, dan wajib melakukan tes PCR dengan biaya ditanggung oleh pemerintah.

Sedangkan, bagi WNI di luar kriteria sebagaimana dimaksud pada poin sebelumnya, dan bagi para WNA, termasuk diplomat asing (di luar kepala perwakilan asing dan keluarga), harus menjalankan karantina di tempat akomodasi/ hotel karantina, dan wajib melakukan tes PCR dengan biaya sendiri.

“Untuk kepala perwakilan asing dan keluarganya yang bertugas di Indonesia, dapat melakukan karantina mandiri di kediaman masing-masing,” sambungnya.

Kapasitas fasilitas karantina pemerintah di Rusun Pademangan, Pasar Rumput, dan Nagrak sebanyak 13.618 orang.

Alternatif tambahan kapasitas fasilitas karantina pemerintah ada di Rusun Pulogebang, Daan Mogot dan LPMP dengan kapasitas sebanyak 3.612 orang.

Sedangkan untuk karantina di Hotel Swasta, total kapasitas sebanyak 16.588 kamar.

“Fasilitas RSDC Wisma Atlet tidak untuk karantina bagi PPLN yang datang dari luar negeri, tapi untuk isolasi dan perawatan yang positif Covid-19. Sedangkan untuk pelaksanaan karantina bagi WNI PPLN dapat dilakukan di fasilitas Rusun-Rusun atau tempat lain yang telah disiapkan,” tutup Menko Airlangga.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya