Berita

Sekretaris Jenderal Komnas RIM, Ilham Yunda/Net

Politik

Giliran Komnas RIM Dukung PT 0 Persen

SENIN, 27 DESEMBER 2021 | 09:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dukungan dari kelompok masyarakat dalam mewujudkan presidential threshold (PT) 0 persen terus berdatangan. Teranyar dukungan datang dari Komisi Nasional (Komnas) Rakyat Indonesia Menggugat (RIM).

"Mendukung penuh perjuangan berbagai elemen anak bangsa yang mengajukan permohonan judial review (uji materi) ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk loloskan Presidential Threshold 0 persen,” ujar Sekretaris Jenderal Komnas RIM, Ilham Yunda kepada redaksi, Senin (27/12).

Ilham Yunda menekankan bahwa pihaknya tegas menolak presidential threshold yang saat ini ada, yaitu 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara nasional.


Alasannya, karena ambang batas yang tercantum dalam Pasal 222 UU 7/2017 itu bertentangan dengan konstitusi. Tepatnya, Pasal 6 dan 6A ayat 2 UUD 1945.

Selain itu, ambang batas presiden juga dinilai sebagai upaya dari oligarki untuk menunggangi pilpres. Mereka akan dengan mudah “membeli” calon-calon untuk tampil di pilpres.

“Oligarki parpol telah khianati rakyat,” tutupnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya