Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Mujahid 212: Nilai Jual Karier Politik Prabowo Subianto Sudah Habis Tergerus

JUMAT, 24 DESEMBER 2021 | 17:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Nilai jual dan karir politik Prabowo Subianto dianggap sudah tergerus sejak bergabung ke pemerintahan Joko Widodo dan tidak adanya sikap atas dipenjarakannya Habib Rizieq Shihab.

Hal itu disampaikan oleh pengamat hukum dan politik Mujahid 212, Damai Hari Lubis terkait munculnya konflik internal Partai Gerindra antara Sandiaga Salahuddin Uno dengan Kamrussamad.

"Saya rasa secara politik karir PS (Prabowo Subianto) sudah habis tergerus sejak dia bergabung ke pemerintahan Jokowi," ujar Damai kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (24/12).


Apalagi kata Damai, setelah bergabung ke rezim Jokowi dan menjadi Menteri Pertahanan, tidak ada karya atau kinerja yang menonjol dan bermanfaat untuk rakyat Indonesia.

Damai kemudian mengatakan bahwa selama jadi bagian dari Kabinet tidak ada yang fantastik. Beberapa proyek tanam singkong sampai saat ini tidak atau belum nampak. Termasuk pembelian pesawat tempur yang ia beli dari Inggris.

"Serta lemah di Natuna, dan diam soal Papua yang terus memerangi sipil, Polisi serta TNI di sana," jelas Damai.

Bahkan kata Damai, selain tidak ada kinerja yang menonjol selama menjabat Menteri Pertahanan, Partai Gerindra pun saat ini terjadi konflik internal.

"Rusaknya hubungan PS dengan kelompok ulama dan komunitas 212, mengakibatkan pengaruhnya berkurang termasuk nilai jual. Namun secara jalur politik keputusannya untuk sebuah statemen politik kenegaraan atas nama Gerindra tentu masih tetap berlaku," terang Damai.

Pengaruh Prabowo saat ini pun dianggap nyaris hilang. Hal itu dapat dilihat terjadinya konflik internal antara Kamrussamad dengan Sandiaga Uno.

"Dan adanya pola kritik yang pastinya amat gencar dari Fadli Zon tehadap pemerintahan Jokowi, di mana ada PS di situ," pungkas Damai.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya