Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay/RMOL

Politik

Umroh Ditunda, Komisi IX DPR Minta Jemaah Maklum

JUMAT, 24 DESEMBER 2021 | 08:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keputusan pemerintah untuk menunda pemberangkatan jemaah umroh ke tanah suci dapat dipahami dalam konteks melindungi para jemaah Indonesia. Pasalnya, penyebaran varian omicron semakin mengkhawatirkan.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN, Saleh Daulay mengatakan, dari sisi syari'at disebutkan bahwa yang diperkenankan untuk ibadah haji dan umroh adalah yang mampu (istitho'ah).

Mampu yang dimaksud yakni tidak hanya memiliki biaya perjalanan dan biaya untuk keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga aman di dalam perjalanan.


"Nah, dengan meluasnya penyebaran varian Omicron ini, perjalanan dinilai tidak aman," kata Saleh Daulay dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/12).

Saleh menambahkan, calon jemaah yang hendak berangkat diharapkan dapat bersabar. Menurutnya, tidak boleh terburu-buru jika membahayakan keselamatan para jemaah umroh.

Oleh karena itu, semua pihak diharapkan berdoa agar virus Covid-19 benar-benar dapat hilang di semua tempat.

Pada saat yang sama, asosiasi penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) diminta memberikan informasi dan edukasi yang baik kepada seluruh calon jemaah. Termasuk menjelaskan rencana pemberangkatan berikutnya, keamanan uang jemaah yang telah disetor, dan pertanggungjawaban untuk mengembalikan dana jemaah jika diminta.

"Ini tentu tidak mudah. Tetapi semua pihak diharapkan dapat memahami situasi yang ada," tuturnya.

Meski begitu, Ketua Fraksi PAN DPR RI ini menegaskan bahwa jemaah itu perlu kepastian waktu pemberangkatan.

"PPIU diharapkan dapat memenuhi semua tuntutan dan harapan para jemaah dan pemerintah harus memastikan bahwa tidak ada kendala berkenaan dengan hal-hal seperti ini," demikian Saleh Daulay.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya