Berita

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep/Net

Politik

Soal Investasi 92 M Kaesang, PKR: Jadi Walker Strategic Investment Itu Perusahaan Apa?

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 15:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan pegiat media sosial Ade Armando yang memberi klarifikasi atas dana investasi ke perusahaan eksportir udang beku (PT PMMP Tbk) Rp 92,2 miliar yang diduga publik sebagai milik putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep justru menimbulkan pertanyaan baru.

Pasalnya dalam video klarifikasi itu, Ade memastikan bahwa dana Rp 92,2 miliar bukan berasal dari Kaesang, melainkan dari PT Harapan Bangsa Kita alias GK Hebat.

Peneliti Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR) Tri Wibowo Santoso tergelitik saat Ade menyebut bahwa uang Rp 92 miliar untuk membeli saham PMMP diperoleh melalui utang pada perusahaan private equity di Singapura Bernama Walker Strategic Investment.


Sebab, jika ditelusuri di internet informasi tentang perusahaan private equity yang bernama Walker Strategic Investment sangat sedikit.

Tri Wibowo, yang berlatar belakang jurnalis investigatif ini mengurai bahwa sumber informasi tentang Walker Strategic Investment salah satunya ada di link https://www.sgpbusiness.com/company/Walker-Strategic-Investment-Inc-2.

Anehnya, kata dia, setelah diperhatikan lagi dalam situs tersebut disampaikan juga bahwa perusahaan yang bernama Walker Strategic Investment ini tidak terdaftar alias "unregistered”.

Terdapat kata-kata, “Registration No. / Unique Entity Number: T20UF9476B. WALKER STRATEGIC INVESTMENT INC (the "Entity") is a Unregistered Foreign Entities, incorporated on 23 December 2020 (Wednesday) in Singapore”.

“Jadi mungkin maknanya adalah perusahaan ini belum terdaftar (unregistered), tapi sudah berbadan hukum (incorporated),” jelas Tri Wibowo kepada wartawan, Kamis (23/12).

Lebih mengejutkan lagi, sambungnya, di situs yang sama (www.sgpbusiness.com) tertulis "similarly named entities” di bagian bawah.

Ternyata ada empat perusahaan lain dengan nama yang sama. Yang berbeda dari keempatnya adalah nomor UEN (Unique Entity Number). Sebagai berikut:

Registration No. / Unique Entity Number: T19UF3373J. WALKER STRATEGIC INVESTMENT INC (the "Entity") is a Unregistered Foreign Entities, incorporated on 6 May 2019 (Monday) in Singapore.

Registration No. / Unique Entity Number: T20UF9482A. WALKER STRATEGIC INVESTMENT INC. (the "Entity") is a Unregistered Foreign Entities, incorporated on 23 December 2020 (Wednesday) in Singapore.

Registration No. / Unique Entity Number: T20UF9485L. WALKER STRATEGIC INVESTMENT INC (the "Entity") is a Unregistered Foreign Entities, incorporated on 23 December 2020 (Wednesday) in Singapore.

Registration No. / Unique Entity Number: T20UF9479A. WALKER STRATEGIC INVESTMENT INC. (the "Entity") is a Unregistered Foreign Entities, incorporatedz on 23 December 2020 (Wednesday) in Singapore.

Berdasarkan penelusuran Tri Wibowo di situs resmi pemerintah Singapura (https://www.uen.gov.sg/ueninternet/faces/pages/admin/aboutUEN.jspx ), definisi UEN adalah nomor standar identifikasi suatu entitas. UEN secara unik mengidentifikasi suatu entitas.

Data yang lebih lengkap tentang Walker Strategic Investment Inc kemudian ditelusuri di situs resmi pemerintah Singapura, https://www.bizfile.gov.sg/.

“Di situs resmi tersebut saya ketikkan nama "Walker Strategic Investment Inc", kemudian saya masukkan juga lima macam nomor UEN tersebut di atas, tapi hasilnya selalu sama.yaitu dijawab "no matching record" alias pencarian nihil,” tegasnya.

Atas dasar itu, Tri Wibowo bertanya-tanya, perusahaan jenis apa Walker Strategic Investment ini. Sebab, perusahaan tersebut seperti siluman, mengklaim sebagai perusahaan private equity tapi tidak transparan tentang entitas dirinya kepada publik.

Dalam penelusurannya di internet, Tri Wibowo juga menemukan informasi lain tentang perusahaan ini.

“Dalam laporan tahunan PT Golden Energy Mines Tbk tahun 2018, disebutkan bahwa Walker Strategic Investment Inc. memiliki saham sebanyak 5.000.000 lembar (0,085 persen) di perusahaan tambang milik Grup Sinar Mas ini,” urainya.
 
Tri Wibowo melanjutkan bahwa selain Kaesang sebagai komisaris dalam struktur perusahaan PT Harapan Bangsa Kita atau GK Hebat, ada juga nama Anthony Pradiptya sebagai direktur.

Anthony Pradiptya adalah anak dari petinggi Sinar Mas, Gandi Sulistiyanto yang baru diangkat oleh Presiden Jokowi sebagai Dutabesar Korea Selatan pada 17 November 2021.  

“Jadi kesimpulannya dua, yang pertama perusahaan ini tidak jelas, punya lima nomor UEN tetapi tidak terdaftar di situs pemerintah Singapura. Kedua, perusahaan ini kerap berinvestasi di perusahaan grup Sinar Mas atau perusahaan milik anak petinggi Sinar Mas,” tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya