Berita

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj saat menghadiri acara di Universitas Malahayati, Selasa (21/12)/RMOLLampung

Politik

MUKTAMAR NU

Said Aqil Tidak Ingin Muktamar NU di Lampung Hasilkan Perpecahan

SELASA, 21 DESEMBER 2021 | 22:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj berharap Muktamar ke-34 NU di Lampung dapat berlangsung secara bermartabat, dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi bangsa.

Said Aqil mengatakan, Muktamar NU bukan hanya momentum pemilihan Ketua Umum. Dikatakan Said Aqil, sebagai forum tertinggi jamiyah NU, diharapkan Muktamar dapat menelorkan berbagai program kerja organisasi di masa akan datang.

"Bukan hanya pilihan pimpinan, tapi juga rekomendasi, bahtsul masail, program yang paling penting Muktamar itu," demikian Said Aqil Siroj seperti diberitakan Kantor Berita RMOLLampung, Selasa (21/12).


Said Aqil juga mengimbau kepada para peserta Muktamar ke-34 NU dapat berakhlak dengan tradisi NU yang toleran, moderat, akur, solid.

Ia mengingatkan, dalam Muktamar NU di Lampung tidak boleh memunculkan perpecahan.

"Nauzubillah jangan sampai muktamar malah menghasilkan perpecahan. Mari kita tunjukkan NU terkenal dengan kelompok yang berakhlak mulia, para kiai kok," ujarnya.

Menurutnya, ketika Muktamar ke-34 NU terjadi hal-hal yang tidak sesuai dengan akhlak mulia, maka nilai NU akan turun. Sehingga ia berharap para peserta dapat menunjukkan sikap sarat dengan nilai akhlak mulia.

"Muktamar NU bukan hanya pemilihan ketua, masih ada yang lebih penting seperti bahtsul masail akan membahas masalah agama, dan program-program NU 5 tahun kedepan itu penting dibahas," jelasnya.

Muktamar NU akan dimulai Rabu besok (22/12). Sejauh ini ada 3 kandidat yang muncul, petahana Said Aqil Siroj, Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf.

Diantara persaingan sengit kedua calon itu, muncul kandidat alternatif yang diprediksi sebagai kuda hitam adalah As'ad Said Ali.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya