Berita

Katib 'Aam PBNU, Yahya Cholil Staquf klaim sebagian besar muktamirin dukung dirinya jadi Ketum PBNU/Repro

Politik

Tiga Hari Jelang Muktamar, Gus Yahya Klaim Mayoritas Muktamirin Dukung Dirinya jadi Ketum PBNU

MINGGU, 19 DESEMBER 2021 | 22:44 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Tiga hari jelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU), Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf mengklaim sebagian besar mayoritas peserta Muktamar akan mendukung dirinya menjadi Ketua Umum PBNU.

Klaim itu disampaikan pria yang karib disapa Gus Yahya usai bedah buku Menghidupkan Gus Dur (Catatan Kenangan Yahya Cholik Staquf), Minggu (19/12).

Gus Yahya mengatakan bahwa dirinya sudah bertemu dengan 474 cabang dan pengurus wilayah se Indonesia. Dijelaskan Gus Yahya, pertemuannya dengan struktur NU itu dilakukan secara pribadi bukan melalui tim sukses.


"Saat saya bertemu mereka, mayoritas setuju. Saya kira tahu mana wajah setuju dan mana tidak setuju," demikian kata Gus Yahya kepada wartawan.

Mantan Jurubicara Presiden Gus Dur ini menjelaskan bahwa selama bertemu PC dan PWNU se-Indonesia, dirinya menyampaikan tawaran visi misi secara langsung. Ia mengaku juga mendengar pikiran dan aspirasi dari pengurus di daerah.

"Saya sampaikan tawaran saya secara langsung dan saya dengarkan pikiran-pikiran dan keberatan mereka," tandas Gus Yahya.

Ia mengaku juga sudah mendapatkan dukungan dari keluarga Gus Dur. Bahkan bukan hanya itu, ia sudah memohon restu kapada keluarga Gus Dur.

Muktamar NU akan dilaksanakan Rabu (22/12). Sejauh ini kandidat kuat lainnya adalah Ketum PBNU petahana Said Aqil Siroj. Muncul calon alternatif yang dalam beberapa hari ini dimunculkan adalah As'ad Said Ali.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya