Berita

Presiden Jokowi dijadwalkan buka langsung Muktamar ke 34 NU/Net

Politik

Presiden Jokowi akan Buka Muktamar ke 34 NU di Lampung

JUMAT, 17 DESEMBER 2021 | 04:25 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dalam pembukaan Muktamar ke 34 Nahdlatul Ulama, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan hadir langsung di lokasi Pesantren Darussa'adah, Gunungsugih, Lampung Tengah, (22/12) mendatang.

Kabar kehadiran ini disampaikan oleh Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Helmy Faishal Zaini dilansir dari nu.or.id,  Kamis malam (16/12).

Dijelaskan Helmy, dalam acara pembukaan Muktamar hanya dihadiri peserta maksimal 600 orang. Pembatasan ini dilakukan karena saat ini Indonesia masih dalam situasi pandemi virus corona baru (Covid-19).


“Muktamar ini akan dihadiri perwakilan pengurus cabang, pengurus wilayah, pengurus cabang istimewa yang berada di luar negeri, selebihnya akan menggunakan daring,” demikian kata Helmy.

Pria asal Cirebon ini menjelaskan, saat ini pihaknya sudah mempersiapkan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk komitmen bahwa dengan mengadakan Muktamar, NU tidak akan menimbulkan lonjakan kasus Covid-19.

“Panitia bekerja keras dan sudah membentuk Satgas Covid-19 pada Muktamar 34 NU kali ini,” tandas mantan Menteri PDDT ini.

Politisi PKB ini juga menjelaskan bahwa tema Muktamar 34 itu adalah Satu Abad NU: Kemandirian dalam Berkhidmat untuk Peradaban Dunia.

Tema ini diangkat, kata Helmy menjadi landasan untuk menyambut usia NU yang akan memasuki usia satu abad pada 2026 mendatang.

“Kemandirian adalah kata kunci yang menjadi cermin cita-cita bersama yang ingin dicapai,” tegas mantan Menteri PPDT ini.

Merespons dari surat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), PBNU akhirnya memutuskan bahwa penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU yang sedianya sedianya dilaksanakan pada 18-20 Jumadil Ula 1443 H/23-25 Desember 2021, diubah menjadi 17-18 Jumadil Ula 1443 H/22-23 Desember 2021 2021 di Provinsi Lampung.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya