Berita

Direktur Eksekutif Indostrategic Ahmad Khoirul Umam

Politik

Pecah Kebekuan Komunikasi, Muktamar NU Harus Munculkan Caketum Alternatif

KAMIS, 16 DESEMBER 2021 | 04:43 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Jelang Muktamar ke 34 Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung 23 Desember mendatang, situasi politik di kalangan nahdliyin terus memanas.

Saat ini ada dua kandidat yang menguat, yakni petahanan KH Said Aqil Siroj dan penantangnya Katib Aam pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Yahya Cholil Staquf.

Selama sebulan terakhir, kedua kubu meramaikan persaingan dengan aksi saling klaim dukungan. Bahkan, kedua kubu sempat berbeda sikap soal tanggal pelaksanaan Muktamar.


Merespons panasnya dinamika Muktamar, Direktur Eksekutif Indostrategic Ahmad Khoirul Umam mengatakan, pentingnya memunculkan calon alternatif Ketua Umum PBNU untuk 5 tahun mendatang.

Argumentasi Umam, dengan munculnya calon alternatif, maka bisa mencairkan bekunya bangunan komunikasi antar dua kandidat yang saat ini sama-sama ngotot merebut kursi Ketua Umum PBNU.

Selain itu, menurut dosen Universitas Paramadina ini, munculnya calon alterbatif akan menurunkan tensi politik.

"Keberadaan dua kutub kekuatan dalam ruang kompetisi cenderung membuat kompetisi lebih tinggi eskalasinya. Untuk itu, hadirnya calon pemimpin alternatif akan membuat proses regenerasi semakin terbuka," demikian kata Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (15/12).

Umam pun kemudian menyebutkan beberapa nama yang layak dimunculkan sebagai kandidat alternatif. Mereka adalah  mantan Wakil Ketua Umum PBNU KH As'ad Said Ali,  Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar,  Ketua Umum RMI PBNU Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), Rais Syuriah PCI-NU Australia New Zealend Kh Nadirsyah Hosen.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Prabowo Sampaikan KEM-PPKF di DPR, Purbaya Sebut Ada Pesan Penting

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:15

Gibran Berpeluang Jadi Lawan Prabowo pada 2029

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:01

Saatnya Menguji Kanal BoP Bebaskan WNI

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:55

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Kadin-Pemkot Jakpus Kolaborasi Berdayakan UMKM

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:18

Empat Tersangka Kasus Penipuan Calon Mitra SPPG Diamankan Polisi

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:16

Ini Respons Airlangga soal Rumor Pembentukan Badan Khusus Ekspor Komoditas

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:00

Razman Nasution Tak Boleh Lolos seperti Silfester Matutina

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:30

Putusan MK Wajib Dipatuhi, SE Jampidsus Tak Bisa Buka Tafsir Baru

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:11

Alumni Lemhannas Tegas Mendukung Ketahanan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:02

Selengkapnya