Berita

Wakil Ketua Umum Benny Kabur Harman/Net

Politik

Benny K. Harman: Mari Perjuangkan Harapan Rakyat dengan Dukung Habis-habisan Preshold 0 Persen

KAMIS, 16 DESEMBER 2021 | 02:16 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai Demokrat rupanya sangat serius menyuarakan pentingnya diterapkan presidential threshold 0 persen.

Wakil Ketua Umum Benny Kabur Harman berharap, presiden mendatang benar-benar konsisten menjalankan janji kampanyenya. Ia mengajak masyarakat berjuang untuk merealisasikan harapan rakyat. Caranya adalah mendukung penerapan presidential threshold 0 persen.

"Mari kita perjuangkan harapan rakyat itu dengan mendukung habis-habisan presidential threshold 0 persen agar presiden terpilih benar-benar menjadi petugas rakyat, bukan boneka para cukong," demikian kata Benny dalam cuitan di laman Twitter pribadinya, Kamis dini hari (16/12).


Benny bahkan menyinggung, ada fenomena pengamat yang digaji para cukong dan menyampaikan dalil jika presidential threshold 0 persen akan mengurangi peran partai politik.

Selain itu, kata Benny, para pengamat yang menjadi pesanan cukong itu kemudian menyuarakan posisi presiden akan lemah jika ambang batas pencalonan presiden ditiadakan.

"Pendapat ini jelas-jelas sesat. Sebab justru sebaliknya akan terjadi. Parpol kuat, rakyatnya senang," kata Benny.

Ia pun mengungkapkan bahwa saat rancangan Undang Undang Pemilu disahkan tahun 2017, Partai Demokrat  mengajukan minderheidsprobleem soal presidential threshold 20 persen untuk Pemilu 2019.

Alasannya kata Benny, karena perintah Mahkamah Konstitusi mulai Pemilu 2019 Pileg dan Pilpres harus serentak.

"Karena serentak, PT 20 persen seperti pemilu 2014 tidak relevan, harusnya 0 persen," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya