Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Sulit Gaet Suara Milenial Jika Maju, Lebih Baik Prabowo Usung Capres Muda

RABU, 15 DESEMBER 2021 | 00:40 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dalam beberapa hasil survei nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih menjadi yang teratas. Diikuti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran berpendapat, peluang pria yang saat ini menjabat Menteri Pertahanan itu masih ada untuk bertarung di pemilihan presiden tahun 2024 mendatang. Khususnya dukungan yang didapat dari pemilih pragmatis.

Andi kemudian menyebutkan bahwa Prabowo sudah kehilangan pemilih ideologis setelah berubah haluan menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Joko Widodo.


Andi memprediksi, jika memang maju di Pilpres 2024, ia akan kesulitan menggaet suara milenial. Sebab, kecenderungan pemilih milenial akan mengharapkan kandidat presiden yang baru.

"Prabowo juga diprediksi sulit mendapat suara milenial yang perilaku politiknya cenderung menginginkan adanya perubahan dan kandidat berwajah baru," demikian kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (14/12).

Menyikapi realitas politik itu, Andi menyarankan Prabowo sebaiknya tidak lagi menyalurkan ambisi politiknya untuk menjadi kandidat Pilpres 2024.

Menurutnya, Prabowo lebih ideal jika memilih mengusung kandidat muda yang lebih cerdas dan progresif dalam membawa Indonesia keluar dari kepungan masalah.

"Prabowo sebaiknya istirahat dan menjadi ‘advisor’ yang baik bagi kepemimpinan nasional di masa mendatang," pungkas Andi.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya