Berita

Direktur Eksekutif Indostrategic, Ahmad Khoirul Umam/RMOL

Politik

Indostrategic: Penurunan Presidential Threshold Hindarkan Segala Praktik Politik Transaksional

SELASA, 14 DESEMBER 2021 | 03:24 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Usulan Ketua Komisi Pemberanasan Korupsi (KPK) Firli Bahauri terkait penurunan presidenteial threshold (PT) 0 persen dinilai tepat.

Direktur Eksekutif Indostrategic, Ahmad Khoirul Umam berpendapat bahwa penurunan presidential threshold akan menghindarkan segala praktik prolitik transnasional dalam skala besar.

Pria yang karib disapa Umam ini kemudian mengulas pengalaman pemilihan presiden (Pilpres) 2019 lalu. Dalam analisanya, ada partai yang disebut bisa dibeli dengan nilai Rp 500 miliar.


"Pengalaman Pilpres 2019 lalu misalnya, ada partai yang bisa dibeli dengan 500 miliar," demikian kata Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (12/12).

Meski demikian, terkait gagasan politik biaya Rp 0 cenderung utopis. Menurutnya, proses politik elektoral seperti di Indonesia membutuhkan biaya besar untuk alat peraga kampanye.

"Sosialsiasi visi-misi, mobilisasi pendukung, hingga praktik politik uang dalam skala besar di hari pencoblosan," demikian kata dosen Universitas Paramadina ini.

Umam berpendapat, gagasan Presidential threshold 0 persen harus dikawal betul dengan penegakan aturan oleh KPU, Bawaslu, dan pendidikan politik (civic education) masyarakat.

Dengan demikian, Umam meyakini para pemilih akan memahami mana perilaku politik yang baik dan tidak baik untuk demokrasi.

"Dalam konteks ini, partai politik pegang kendali penuh, karena kualitas demokrasi ditentukan oleh komitmen politik mereka," pungkas Umam.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya