Berita

Ilustrasi PAN/Net

Politik

Demi Konstituen, PAN Disarankan Minta Kepastian Jatah Kabinet ke Jokowi

SENIN, 13 DESEMBER 2021 | 03:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sejak bergabung ke dalam koalisi pemerintahan Joko Widodo, sampai saat ini Partai Amanat Nasional (PAN) belum mendapat jatah kursi kabinet.

Digantungnya PAN oleh Joko Widodo ini dinilai membuat posisi politiknya dilematis.

Menurut pengamat politik Iwel Sastra, PAN saat ini sedang ada dalam kondisi kikuk. Implikasinya, saat akan kritis pada pemerintah sudah terlanjur gabung koalisi.


Di sisi lain, kata Iwel, meski bersikap mendukung pemerintah tidak ada kesepakatan soal posisi di pemerintahan.

Ia berpendapat, PAN masih akan memilih sikap politik menunggu dan melihat perkembangan dinamika koalisi.

"Sepertinya hingga terjadi perombakan kabinet yang masih sulit kapan diprediksi dilakukan oleh Presiden, PAN akan lebih pada posisi "wait and see," demikian kata Iwel kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/12).

Dalam pandangan Iwel, PAN seharusnya sudah segera meminta kepastian pada Jokowi soal posisinya di koalisi. Sebab, partai lain sudah mulai membangun konstituen utnuk kontestasi Pemilu legislatif tahun 2024 mendatang.

"Salah satu latar belakang seorang pemilih memilih partai politik adalah posisi partai tersebut terhadap pemerintahan. Berdasarkan data yang didapat dari pemilu ke pemilu di Indonesia jumlah pemilih mengambang cukup banyak," pungkas Iwel.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya