Berita

Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto saat tinjau posko penanganan letusan Gunung Semeru/Ist

Politik

DPR Apresiasi Semangat Gotong Royong Relawan Tangani Korban Letusan Gunung Semeru

SABTU, 11 DESEMBER 2021 | 04:37 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Penanganan darurat bencana awan panas guguran Gunung Semeru pada akhir minggu lalu diapresiasi oleh Komisi VIII DPR RI.

Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepada seluruh petugas Posko yang membantu masyarakat terdampak letusan Gunung Semeru.

Ia juga menyinggung perwakilan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah serta semua pihak, khususnya para relawan yang terus bergotong royong membantu evakuasi korban terdampak di lokasi.


Sebab, mereka yang terdampak kehilangan keluarga, tempat tinggal atau pun terdampak material vulkanik.

“Ini sangat luar biasa karena sifat sosial dan gotong royong dari para relawan sangat tinggi,” tambah Yandri di Posko yang berlokasi di Kecamatan Pasirian, Lumajang, Jumat (10/12).

Ia menyatakan bahwa penanganan darurat korban erupsi Gunung Semeru, tidak bisa berjalan maksimal tanpa keterlibatan para relawan. Mulai pencarian dan pertolongan, pelayanan kepada masyarakat terdampak, maupun bantuan logistik.

Pernyataan senada disampaikan Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Prasinta Dewi yang mendampingi rombongan ke beberapa pos pengungsian di wilayah Lumajang.

“Terima kasih kepada relawan yang sudah hadir memberikan bantuan tenaga waktu dan materinya dalam penanganan bencana Semeru,” ujar Prasinta.

Respons Semeru ini menunjukkan kolaborasi pentaheliks sangat nyata dalam penanggulangan bencana Indonesia.

Di lapangan terlihat banyaknya donasi dan personel dengan keahlian tertentu dari berbagai organisasi masyarakat dan lembaga usaha.

Sinergi multipihak juga tampak dari hadirnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), baik tingkat kabupaten, kota dan provinsi dari beberapa wilayah di luar Jawa Timur.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

Harga Emas Meroket di Tengah Perang Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 08:14

Bareskrim Tangkap Kurir Bandar Narkoba Koh Erwin di Riau

Senin, 02 Maret 2026 | 08:02

Serangan Balasan Iran Guncang Pasar Global, Futures Wall Street Anjlok

Senin, 02 Maret 2026 | 07:46

Dampak Perang Iran Meluas, UEA Hentikan Perdagangan Saham

Senin, 02 Maret 2026 | 07:32

Pengasuh asal Filipina Tewas Dihantam Rudal Iran di Israel

Senin, 02 Maret 2026 | 07:18

UEA Tutup Kedutaan di Teheran Usai Digempur Rudal Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 07:04

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Polisi Terbitkan Dua DPO dalam Kasus Peredaran Narkoba di Bima

Senin, 02 Maret 2026 | 06:45

Telkom Solution Raih Penghargaan Atas Pengelolaan Komunikasi Bisnis

Senin, 02 Maret 2026 | 06:29

Indonesia Seharusnya Punya Naluri Anti-Kolonialisme dan Imperialisme

Senin, 02 Maret 2026 | 05:51

Selengkapnya