Berita

Kapolda Jawa Barat Irjen Suntana saat menghadiri Gebyar Vaksin Presisi di Graha Sobandi/Ist

Presisi

Target Vaksinasi 70 Persen di Akhir Tahun, Polda Jabar Dibantu Kimia Farma Diagnostika

JUMAT, 10 DESEMBER 2021 | 00:36 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Polda Jawa Barat terus mengejar target vaksinasi di wilayahnya melalui program Gebyar Vaksin Presisi. Targetnya dalam akhir bulan ini dapat mencapai 70 persen.

”Alhamdulillah vaksinasi di wilayah Provinsi Jawa Barat sudah mendekati angka 68 persen dari target 70 persen di akhir tahun ini,” kata Kapolda Jabar Irjen Suntana saat menghadiri acara Gebyar Vaksin Presisi di Graha Sobandi, Kota Tasikmalaya, Kamis (9/12).

Suntana menerangkan vaksinasi yang dilakukan Polres Tasikmalaya Kota sudah di atas angka 68 persen. Mudah-mudahan akhir bulan ini juga tercapai target 70 persen.


“Saya mohon semua masyarakat Kota dan Kabupaten Tasik untuk mengajak warga lainnya yang belum divaksin ke puskesmas atau gerai presisi lainnya untuk divaksin demi mencegah penyebaran Covid,” terangnya.

“Ini berlaku di semua daerah Jawa Barat saat Nataru. Yang pasti, kami sarankan kepada masyarakat agar menghindari kerumunan. Jika tidak ada penting pergi ke tempat wisata atau lainnya, saran kami tetap di dalam rumah saja. Supaya bisa mengantisipasi penyebaran Covid,” ajak dia.

Sementara itu, Direktur Utama Kimia Farma Diagnostika, Ardhy Nugrahanto Wokas, menyatakan pihaknya mengirim 1.000 vaksin Sinovac untuk gerai vaksinasi di Kota Tasik ini.

”Kami kerja sama dengan Pak Kapolda menjamin seluruh sasaran vaksin terlayani dengan baik. Kami berkomitmen juga tidak hanya vaksinasi tetapi juga membantu sembako untuk masyarakat,” katanya.

Hingga saat ini, pihaknya sudah mengeluarkan 6.000 vaksin untuk mewujudkan target Polda Jawa Barat bahwa sebanyak 70 persen warga Jabar telah divaksin hingga akhir tahun ini.

Untuk menarik minat masyarakat melakukan vaksin, Gebyar Vaksin Presisi yang diadakan Kepolisian membuat kupon undian bagi peserta vaksin berhadiah sepeda motor.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya