Berita

Peta Laut Natuna Utara/Net

Politik

Suara Penyelesaian Konflik Laut China Selatan akan Dideklarasikan di Tengah Laut Natuna Utara

RABU, 08 DESEMBER 2021 | 20:07 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Suarakan penyelesaian konflik laut China selatan, sejumlah elemen masyarakat akan mendeklarasikan Majelis Rakyat Global Indonesia di tengah Laut Natuna Utara.

Koordinator Eksekutif Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional (JAKI) Yudi Syamhudi Suyuti mengatakan, Inisiator dari Majelis Rakyat Global Indonesia adalah organisasi masyarakat sipil JAKI dan Indonesian Club.

Sejauh ini, Panita Majelis Rakyat Global Indonesia ini sudah dibentuk, terdiri dari Yudi Syamhudi Suyuti, Harstsa Mashirul dan Gigih Guntoro.


Dijelaskan Yudi, pihaknya sedang menyiapkan keperluannya, termasuk perizinan dan mencari kapal yang akan digunakan deklarasi.

Yudi mengatakan, tujuan dari deklarasi ini adalah untuk mewujudkan prinsip-prinsip kemanusiaan dan keadilan sosial yang bermartabat.

Ia berharap, ada dukungan dari kekuatan pertahanan dan keamanan global.

"Mendukung upaya pencapaian penyelesaian konflik di Laut Cina Selatan dengan didasari hukum internasional, penghormatan kedaulatan laut nasional dan pencapaian kesepakatan baru," demikian kata Yudi, Rabu (8/12).

Majelis Rakyat Global Indonesia adalah bentuk inisiatif manifesto politik Indonesia Pembukaan UUD 45, Deklarasi Hak Asasi Manusia 1948 dan Piagam Atlantik 1941.

Selain itu, Majelis Rakyat Global Indonesia melakukan aksi sebagai bentuk penegasan UNCLOS 1982.

"(Tujuannya) untuk mendorong perundingan damai dengan Cina sekaligus menjembatani ketegangan Amerika Serikat dan Cina," pungkasnya.

Dalam deklarasi itu, jelas Yudi, pihaknya akan bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri, TNI, Polri dan Masyarakat Sipil ASEAN dan global.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

Harga Emas Meroket di Tengah Perang Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 08:14

Bareskrim Tangkap Kurir Bandar Narkoba Koh Erwin di Riau

Senin, 02 Maret 2026 | 08:02

Serangan Balasan Iran Guncang Pasar Global, Futures Wall Street Anjlok

Senin, 02 Maret 2026 | 07:46

Dampak Perang Iran Meluas, UEA Hentikan Perdagangan Saham

Senin, 02 Maret 2026 | 07:32

Pengasuh asal Filipina Tewas Dihantam Rudal Iran di Israel

Senin, 02 Maret 2026 | 07:18

UEA Tutup Kedutaan di Teheran Usai Digempur Rudal Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 07:04

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Polisi Terbitkan Dua DPO dalam Kasus Peredaran Narkoba di Bima

Senin, 02 Maret 2026 | 06:45

Telkom Solution Raih Penghargaan Atas Pengelolaan Komunikasi Bisnis

Senin, 02 Maret 2026 | 06:29

Indonesia Seharusnya Punya Naluri Anti-Kolonialisme dan Imperialisme

Senin, 02 Maret 2026 | 05:51

Selengkapnya