Berita

Menteri Sosial Tri Rismaharini/Net

Politik

Pengamat: Paling Tepat Tito-Risma Tukar Guling Demi Amankan Agenda PDIP di Pemilu 2024

SENIN, 06 DESEMBER 2021 | 07:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Peluang PDI Perjuangan mengambil alih posisi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terbuka lebar. Sementara sosok yang paling tepat untuk menempati posisi itu adalah Tri Rismaharini yang kini menjabat sebagai Menteri Sosial (Mensos).

Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, posisi Tito Karnavian sebagai Mendagri saat ini sedang terancam akan ditukar posisi oleh kader dari PDIP menjelang Pemilu 2024.

“Apalagi hal tersebut muncul pada saat momentumnya pas, yakni pada saat adanya rencana pilkada diundur, sehingga berimbas kepada mesti diangkatnya Plt Kepala Daerah di tingkatan provinsi dan kabupaten/kota," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (6/12).


Katanya, kedudukan Mendagri sangat strategis untuk menentukan Plt Kepala Daerah yang sesuai bahkan membawa misi yang diinginkan tidak hanya oleh pemerintah, akan tetapi juga oleh partai politik (parpol) tertentu.

Kondisi demikian berpengaruh terhadap dinamika politik yang ada. Di mana posisi kepala daerah tidak ditentukan oleh pilkada, akan tetapi hanya melalui proses penunjukan langsung oleh Mendagri.

“Untuk itulah diperlukan Mendagri yang loyal dan patuh terhadap arahan pemerintah juga parpol yang berkepentingan," jelas Saiful.

Demi memenuhi kepentingan di Pemilu 2024 mendatang, bukan tidak mungkin posisi Tito akan diganti dengan kader-kader PDIP seperti Risma maupun Tjahjanto Kumolo yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia (Menpan RB).

Menurut Saiful Anam, Risma merupakan sosok yang harus jadi pilihan. Sebab, dia merasa kurang pas jika Risma mengurus hal-hal yang berhubungan sosial kemasyarakatan.

“Bisa jadi yang bersangkutan kurang enjoy dan terlalu jenuh mengurusi hal yang berhubungan dengan sosial kemasyarakatan, sehingga sangat pas apabila jabatan tersebut dirotasi atau dibarter dengan posisi Tito saat ini, di mana Tito diposisikan sebagai Mensos dan Risma sebagai Mendagri," terang Saiful.

Posisi Mensos dianggap sangat cocok untuk Tito sebagai mantan Kapolri yang memiliki jaringan sampai tingkat Polres bahkan Polsek.

"Begitu juga Risma bebannya akan makin berkurang tidak lagi mengurus bantuan sosial yang sangat begitu rumitnya," pungkas Saiful.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya