Berita

Barisan reaksi cepat (Baret) rescue GP Nasdem saat menemukan jasad ibu yang memeluk bayinya/RMOLJatim

Nusantara

Jenazah Seorang Ibu yang Memeluk Bayinya Ditemukan di Kaki Gunung Semeru

MINGGU, 05 DESEMBER 2021 | 18:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tim gabungan pemerintah dan juga relawan kemanusiaan terus melakukan upaya pencarian dan evakuasi korban bencana Erupsi Gunung Semeru Lumajang, Jawa Timur.

Dalam proses pencarian, tim relawan menemukan jenazah seorang ibu yang sedang memeluk bayinya di Dusun Curah Kobokan, Desa Supit Urang, Kecamatan Candipuro, Lumajang.

"Kami menemukan 7 jenazah, diantaranya jenazah ibu masih gendong bayinya," demikian Raditya, anggota Barisan reaksi cepat (Baret) rescue GP Nasdem Jember seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Minggu (5/12).


Dikatakan Raditya, di dekat jenazah ibu yang memeluk sang bayi, juga ditemukan jenazah seorang bapak-bapak.

Koordinator Baret Rescue Nasdem Jember, David Handoko Seto menjelaskan, timnya menyusuri lokasi lebih awal untuk membantu mencari korban dan evakuasi.

Sesampai di atas anggota tim Baret, Raditya dan Benny, menemukan 7 orang. Setelah mereka menemukan langsung koordinasi Basarnas dan BPBD untuk evakuasi.

"Seorang ibu gendong anaknya, sebagaian kulit dan daging mengelupas, diduga terkena material erupsi Gunung Semeru," sambungnya.

Menurut dia setengah jam kemudian, tim evakuasi tiba di lokasi. Petugas mengevakuasi anaknya terlebih dahulu karena posisinya di atas, kemudian baru evakuasi ibunya. Selanjutnya mereka dievakuasi ke puskesmas terdekat, untuk diidentifikasi.

"Belum diketahui identitas para korban tersebut, karena tidak ada yang bawa atau ditemukan kartu identitas," kata legislator Partai Nasdem, DPRD Kabupaten Jember ini.

Selain tujuh jenazah, diduga ada warga yang tertimbun lahar di dalam rumahnya, termasuk 3 orang dalam kabin truk pengangkut material.

"Informasi itu, diketahui dari korban yang selamat," lanjut David.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya