Berita

Vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sulawesi Barat/Repro

Nusantara

Buka 20 Gerai Vaksinasi, Kabinda Sulbar: Jangan Percaya Hoax, Kita Bersama-sama Keluar dari Pandemi

SABTU, 04 DESEMBER 2021 | 19:36 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sulawesi Barat gencarkan vaksinasi Covid-19 massal tahap tiga dengan membuka sebanyak 20 gerai vaksin pada Sabtu (4/12).

Gerai vaksinasi yang digelar secara door to door di lingkungan masyarakat dan sekolah-sekolah tersebut, tersebar di empat Kabupaten, yakni Kabupaten Mamuju, Majene, Polewali Mandar dan Pasangkayu.

Kepala Binda Sulbar, Sudadi mengatakan, sampai saat ini jajarannya sudah melakukan vaksinasi kepada lebih dari 30.000 warga. Rinciannya, untuk tahap pertama 11.000 orang dan tahap kedua 20.200 orang pada periode Oktober-November.


"Ini menunjukkan antusias masyarakat Sulbar dalam mendukung upaya Pemerintah mengakhiri pandemi Covid-19. Olehnya itu kami kembali menambah 13 ribu dosis vaksin pada akhir tahun 2021," kata Sudadi dalam keterangan tertulis.

Sudadi mengingatkan, masyarakat yang sudah divaksin agar tidak mengabaikan protokol kesehatan. Sebab, pandemi Covid-19 belum berakhir dan protokol kesehatan merupakan cara efektif mencegah penularan dan penyebaran Covid-19.

"Tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, tidak berkerumun, serta sering mencuci tangan dengan antiseptik. Terapkan pola hidup sehat guna meningkatkan kekebalan tubuh," pesannya.

Sudadi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulbar untuk mengikuti vaksinasi dosis lengkap dalam rangka mewujudkan kekebalan kelompok.

"Masyarakat tidak perlu ragu. Jangan terprovokasi dengan berita-berita hoax dan tidak berdasar mengenai vaksin. Percayakan itu semua kepada pemerintah. Kita harus terus bergerak untuk keluar dari pandemi ini, caranya dengan menciptakan kekebalan kelompok," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya