Berita

Jumpa pers penyelenggara Reuni Akbar 212 di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu siang (4/12)/RMOL

Politik

Yusuf Martak: Kelompok 212 Belum Pikirkan Dukungan Pilpres 2024

SABTU, 04 DESEMBER 2021 | 16:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kelompok Reuni Akbar 212 hingga saat ini masih belum memikirkan kontestasi Pemilu 2024 mendatang. Apalagi membahas dukungan ke salah satu kandidat yang dianggap potensial untuk Pilpres nanti.  

Begitu disampaikan Ketua Steering Commitee Reuni Akbar 212 Yusuf Martak dalam jumpa pers di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu siang (4/12).

"Enggak. Kita tidak belum pernah berfikir untuk masalah politik (Pilpres 2024)," kata Yusuf Martak.


Ia menegaskan, pihaknya hingga kini masih fokus pada upaya penyelesaian masalah dan pekerjaan rumah (PR) kelompok 212 yang belum dituntaskan. Antara lain, Imam Besar FPI Habib Rizieq dan Habib Hanif masih mendekam di balik jeruji besi sampai sekarang.

"Kita masih banyak pekerjaan, PR kita masih banyak, Habib Rizieq masih di dalam (penjara), Habib Hanif juga masih di dalem. Jadi enggak belum kepikiran untuk ke politik," tuturnya.

Atas dasar itu, Yusuf menyatakan bahwa gerakan 212 belum bersikap soal dukungan ke salah satu calon presiden maupun wakil presiden untuk Pemilu 2024.

"Biasalah orang-orang pengen mendahului atau mencari tau, ya sah-sah sajalah, enggak ada masalah," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya