Berita

Gubernur Sumatera Selatan,H Herman Deru/RMOLSumsel

Nusantara

Gubernur Sumsel Kerahkan Tim Pendamping Korban Pelecehan Seksual Unsri

SABTU, 04 DESEMBER 2021 | 13:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Viralnya kasus pelecehan seksual yang terjadi di Universitas Sriwijaya (Unsri) belum lama ini membuat Gubernur Sumsel, Herman Deru bertindak.

Ia mengaku akan segera menurunkan tim pendampingan bagi korban pelecehan seksual.

"Soal kasus Unsri ini, saya akan menurunkan tim dari dinas pemberdayaan perempuan untuk pendampingan, termasuk untuk trauma healingnya," Kata Gubernur Sumsel, Herman Deru diberitakan Kantor Berita RMOLSumsel, Sabtu (4/12).


Deru meminta kasus ini segera diselesaikan oleh aparat hukum dan menindak tegas terduga pelaku apabila terbukti melakukan tindakan memalukan nama baik kampus.

"Saya terkejut menonton di televisi, saya enggak nyangka masih saja terjadi hal seperti ini, terlebih di kalangan intelektual. Kita ada aparat hukum, silakan diusut dan diselesaikan kasus ini," jelasnya.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa (Presma) Keluarga Mahasiswa (KM) Universitas Sriwijaya (Unsri), Dwiki Sandy memberikan cuitan terbaru terhadap kasus pelecehan seksual yang terjadi di dalam kampus Unsri.

Melalui postingan di media sosial, Dwiki mengatakan bahwa pihaknya difitnah menghambat pemeriksaan terhadap kasus yang tengah mencuat itu.

"Kami selalu berikhtiar untuk mengajak pihak kampus berkolaborasi menyelesaikan kasus ini. Justru sekarang kami difitnah menghambat pemeriksaan. Seakan-akan upaya kami untuk mendampingi korban, dianggap sebuah ancaman," cuitnya, Sabtu (4/12).

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya