Berita

(kanan-kiri) Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo; Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Politik

Survei: Anies Baswedan Perkasa, Puan Maharani Tercecer di Bawah Zulhas

SABTU, 04 DESEMBER 2021 | 12:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sosok Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi tokoh yang paling banyak diharapkan publik untuk maju di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Anies bahkan mengugguli Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Menparekraf Sandiaga Uno. Hal tersebut terlihat pada survei yang dilakukan Indonesia Political Opinion (IPO) dengan menyuguhkan 15 nama teratas.

"Dengan simulasi 15 nama, Anies Baswedan di puncak dengan keterpilihan 21,6 persen. Disusul Ganjar Pranowo 14,8 persen dan Sandiaga Uno 13,9 persen," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, Sabtu (4/12).


Menariknya, Prabowo Subianto tercecer di urutan kelima setelah Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). AHY dipilih sebanyak 9,1 persen dan Prabowo 9,1 persen.

Bahkan Puan Maharani yang disiapkan PDIP sebagai calon presiden masih tercecer di posisi 8 dan kalah unggul dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Ridwan Kamil menempati posisi enam dengan 5,2 persen. Menyusul Zulkifli Hasan 4,3 persen dan Puan Maharani 3,5 persen. Di luar nama di atas mendapatkan elektabilitas di bawah 2 persen, mulai dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri BUMN Erick Thohir, hingga Mendagri Tito Karnavian.

Survei ini melibatkan 1.200 responden pada 29 November sampai 2 Desember 2021 dengan metode multistage random sampling. Margin of error 2,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya