Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Kemajuan Militer China Bukan Ancaman, Putin Tegaskan Beijing Punya Hak untuk Meningkatkan Pertahanannya

RABU, 01 DESEMBER 2021 | 15:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui hubungan negaranya dengan China terus mengalami peningkatan, bahkan saat ini jalinan kedua negara lebih baik dari yang pernah terjadi sebelumnya.

Dalam sebuah forum bertajuk Russia Calling yang diselenggarakan pada Selasa (30/1), Putin yang hadir secara virtual mengatakan bahwa China dan Rusia memiliki cara yang sama dalam hal perlakuan antar kedua negara.

“Pada saat yang sama, kami selalu menghormati kepentingan mitra kami di arena internasional dan menghargai ketika mereka memperlakukan kami dengan cara yang sama. China memperlakukan kami dengan cara yang sama,” kata Putin, seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (1/12).


Beralih ke perkembangan China, Putin mengatakan bahwa negara itu tumbuh secara ekonomi, dan ini adalah proses alami yang tidak boleh dibendung. Dia juga menambahkan bahwa pembatasan dan sanksi terhadap China dalam konteks ini tidak dapat dibenarkan dan bertentangan dengan norma-norma hukum internasional.

Ditanya tentang potensi militer China, Putin mengatakan bahwa China memiliki hak untuk mempertahankan diri.

Moskow tidak melihat ini sebagai ancaman, katanya, seraya menambahkan bahwa hubungan antara kedua negara merupakan faktor signifikan yang berkontribusi terhadap stabilitas global.

“Kami puas dengan tingkat hubungan kami, kami pikir mereka bisa lebih dalam, lebih bermakna dan membawa efek positif, baik bagi rakyat China maupun bagi rakyat Rusia,” ujar Putin.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya