Berita

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha/Net

Dunia

Thailand Pertimbangkan Opsi Penguncian Kembali Seandainya Varian Omicron Terdeteksi

RABU, 01 DESEMBER 2021 | 14:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha sedang mempertimbangkan keputusan apakah Thailand akan kembali memberlakukan penguncian seandainya varian Omicron terdeteksi di negara itu.

Sementara hingga saat ini otoritas kesehatan Thailand belum mengkonfirmasi adanya kasus varian yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan tersebut.

Berbicara setelah rapat kabinet hari Selasa, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Energi Supattanapong Punmeechaow mengatakan bahwa pemerintah sudah menginstruksikan instansi terkait untuk memantau situasi dengan cermat sementara Kementerian Kesehatan Masyarakat akan menilai pembukaan kembali negara itu dalam waktu dua minggu.


Sementara Wakil Menteri Kesehatan Masyarakat Sathit Pitutecha juga sudah mendesak agar masyarakat tidak panik, dengan mengatakan perdana menteri telah memerintahkan badan-badan keamanan untuk mengintensifkan pengawasan perbatasan untuk mencegah penyeberangan perbatasan ilegal untuk membantu mencegah virus.

"Pemerintah khawatir tentang migran ilegal yang menyelinap ke negara itu melalui penyeberangan perbatasan alami," kata Sathit, seperti dikutip dari Bangkok Post, Rabu (1/12).

"Situasinya akan dipantau secara ketat. Tindakan akan ditinjau berdasarkan informasi baru yang masuk. Jika strain Omicron ditemukan di Thailand, negara harus menghadapi penguncian lagi," kata Sathit.  

"Ini adalah kebijakan perdana menteri dan dia akan membuat keputusan cepat sebagai direktur Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA)," ujarnya.

Sathit juga mengatakan bahwa tempat-tempat kehidupan malam mungkin diizinkan untuk dibuka kembali pada 16 Januari jika strain Omicron tidak terdeteksi.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya