Berita

Rombongan Puslitbang Polri dipimpin Brigjen Iswyoto Agung Lesmana Doeta saat bertandang ke PT Dahana/Ist

Presisi

Pelajari Bahan Peledak, Puslitbang Polri Sambangi Kampus Dahana

SELASA, 30 NOVEMBER 2021 | 20:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kepala Pusat Penelitan dan Pengembangan (Puslitbang) Polri Brigjen Iswyoto Agung Lesmana Doeta mengunjungi Kantor Manajemen Pusat (Kampus) Dahana Selasa (30/11).

Kunjungan itu dalam rangka mempelajari dan mengetahui bahan peledak yang diproduksi oleh PT Dahana (Persero). Dalam kunjungannya, Iswyoto ditemani 16 personalia Puslitbang Polri.

Kedatangan Puslitbang Polri disambut oleh Direktur Teknologi dan Pengembangan Dahana Suhendra Yusuf Ratu P.


PT Dahana mengenalkan kawasan pusat bahan berenergi tinggi, serta produk-produk inovatif yang berhasil direkayasa oleh anak bangsa yang berkarya bersama Dahana.

“Riset dan inovasi berperan penting dalam keberlanjutan bisnis kami, berdasarkan kebutuhan yang kami hadapi di lapangan berbagai produk telah dilahirkan oleh Energetic Material Center yang kami miliki,” ujar Suhendra.

Selain itu, Suhendra juga menyampaikan, Dahana membuka peluang kerjasama dengan pihak manapun untuk membangun kemandirian bahan peledak Indonesia, termasuk dengan Puslitbang Polri. Kerja yang dimaksud adalah dalam bidang riset dan pengembangan bahan peledak.

Hingga saat ini, Dahana telah melakukan berbagai macam kolaborasi dengan institusi dalam Negeri untuk memperkuat Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) Indonesia.

Usai mendapatkan pemaparan tentang produk-produk Dahana, tim Puslitbang Polri melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi langsung pabrik-pabrik bahan peledak yang berada di Kawasan EMC.

Beberapa pabrik yang dikunjungi diantaranya: Pabrik Cartridge Emulsion, Pabrik Non Electric Detonator, serta tempat uji mutu bahan peledak Dahana yang terletak di dalam bunker.

Sebagai perusahaan yang bergerak di Industri bahan peledak, kawasan EMC Dahana masuk ke dalam kawasan Objek Vital Nasional (Obvitnas), sehingga kerjasama antara Polri dan Dahana sangat dibutuhkan.

Selain itu, Kepolisian Republik Indonesia juga memiliki tanggung jawab dalam mengeluarkan izin distribusi, penggunaan, dan pemusnahan bahan peledak di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, pihak Puslitbang Polri menyampaikan keinginannya untuk mendapatkan pengetahuan perihal penggunaan dan aplikasi material penyusun propelan seperti Nitrogliserin (NG) dan Nitroselulosa (NC).

Puslitbang Polri turut mengapresiasi Dahana karena mendorong kemandirian bahan peledak dalam Negeri dengan membangun pabrik Propelan.

“Karena tentunya, penggunaan propelan untuk amunisi sangat berkaitan dengan Puslitbang Polri, kami juga berencana mengundang PT Dahana (Persero) untuk berkunjung ke tempat kami, di Puslitbang Polri yang ada di Bogor,” tutup Iswyoto.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

Harga Emas Meroket di Tengah Perang Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 08:14

Bareskrim Tangkap Kurir Bandar Narkoba Koh Erwin di Riau

Senin, 02 Maret 2026 | 08:02

Serangan Balasan Iran Guncang Pasar Global, Futures Wall Street Anjlok

Senin, 02 Maret 2026 | 07:46

Dampak Perang Iran Meluas, UEA Hentikan Perdagangan Saham

Senin, 02 Maret 2026 | 07:32

Pengasuh asal Filipina Tewas Dihantam Rudal Iran di Israel

Senin, 02 Maret 2026 | 07:18

UEA Tutup Kedutaan di Teheran Usai Digempur Rudal Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 07:04

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Polisi Terbitkan Dua DPO dalam Kasus Peredaran Narkoba di Bima

Senin, 02 Maret 2026 | 06:45

Telkom Solution Raih Penghargaan Atas Pengelolaan Komunikasi Bisnis

Senin, 02 Maret 2026 | 06:29

Indonesia Seharusnya Punya Naluri Anti-Kolonialisme dan Imperialisme

Senin, 02 Maret 2026 | 05:51

Selengkapnya