Berita

Walikota Bandung, Oded M. Danial/RMOLJabar

Politik

Sesalkan Aksi Walk Out 3 Anggota Fraksi PSI DPRD, Walikota Bandung: Mereka Tidak Tahu Substansi

SENIN, 29 NOVEMBER 2021 | 14:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi walk out (WO) yang dilakukan 3 anggota DPRD Kota Bandung dari fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat Rapat Paripurna Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), Jumat kemarin (26/11) dinilai tak perlu terjadi. Sebab, seharusnya anggota fraksi PSI itu sudah mengetahui isi pembahasan dalam rapat-rapat Badan Anggaran (Banggar).

Walikota Bandung, Oded M Danial, menyayangkan aksi walk out dari PSI tersebut. Menurutnya hal itu tidak seharusnya terjadi karena RAPBD tersebut sudah dibahas di tingkat fraksi.

"Itu kan sesungguhnya rapat-rapat banggar itu diwakili oleh fraksi-fraksi, maka menurut saya yang pernah di Dewan seharusnya tidak terjadi seperti itu. Karena seharusnya sampai ke anggota fraksinya," jelas pria yang kerap disapa Mang Oded itu di Pendopo Kota Bandung, Senin (29/11).


Aksi WO anggota fraksi PSI itu didasari atas kekecewaan mereka terhadap struktur RAPBD yang dinilai tidak pro rakyat.

Mang Oded menambahkan, ketidaksetujuan atas RAPBD seharusnya disampaikan secara internal di rapat-rapat Banggar. Sehingga, dia menilai apa yang dilakukan oleh PSI adalah suatu hal yang aneh dan terkesan tidak mengetahui substansi dari RAPBD.

"Seharusnya di rapat-rapat banggar disampaikan di situ, kalau gitu (walk out) kan aneh," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

"Berarti teu apal (tidak tahu) substansi," tegas Mang Oded.

Lanjut Mang Oded, tuduhan dari PSI bahwa porsi RAPBD tidak pro rakyat adalah hal keliru. Menurutnya, RAPBD yang disusun telah mengedepankan pembangunan untuk Kota Bandung.

"Secara struktur APBD, antara belanja pegawai dan pembangunan tetap masih tinggi pembangunan, urusan UHC, Kesehatan, Pendidikan, tinggi-tinggi di atas dari target yang diamanatkan UU," paparnya.

Bahkan Mang Oded mengaku berani mempertanggungjawabkan substansi dari struktur RAPBD tersebut.

"Dia harus baca dulu, sia kan tidak baca. Berani diskusi saya sebagai Walikota, mana yang tidak pro rakyat," tandasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya